
Umat Islam melaksanakan Shalat Tarawih pertama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Bulan Ramadhan identik dengan pelaksanaan shalat Tarawih. Banyak muslim dan muslimah melaksanakan shalat yang hanya ada di bulan Ramadhan ini di masjid dan dilaksanakan secara berjamaah.
Namun pada kenyataannya, tidak semua orang bisa selalu mengikuti shalat Tarawih berjamaah di masjid. Sebagian umat muslim memilih melaksanakan shalat Tarawih sendirian di rumah.
Terdapat sejumlah alasan kenapa mereka memilih shalat Tarawih di rumah daripada di masjid. Mulai alasan kesehatan, pekerjaan, hingga pertimbangan kenyamanan dan kekhusyukan.
Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam-malam di bulan Ramadhan. Pelaksanaannya boleh dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.
Dalam sejarah Islam, shalat Tarawih berjamaah mulai dibiasakan pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Pada masa Rasulullah, shalat Tarawih biasanya dengan jamaah terbatas dan kerap dilakukan di rumah karena khawatir dianggap sebagai ibadah wajib.
Lantas, apa saja kelebihan dan kekurangan shalat Tarawih sendirian di rumah? Berikut ulasan lengkapnya.
1. Lebih Khusyuk dan Tenang
Suasana rumah yang relatif lebih sepi bisa membuat sebagian orang bisa lebih fokus dalam melaksanakan shalat. Tanpa distraksi oleh keramaian, ibadah Tarawih bisa terasa lebih personal dan mendalam.
2. Fleksibel Secara Waktu
Shalat Tarawih di rumah bisa dilakukan setelah Isya hingga menjelang Subuh. Fleksibilitas waktu memudahkan mereka yang memiliki jam kerja tidak menentu atau mereka yang memiliki kondisi fisik yang terbatas.
3. Bisa Menyesuaikan Jumlah Rakaat dan Bacaan
Berbeda dengan masjid yang mengikuti imam, shalat Tarawih di rumah memungkinkan seseorang untuk menyesuaikan jumlah rakaat dan panjang pendek bacaan disesuaikan dengan kemampuan.
4. Lebih Nyaman bagi Lansia dan Orang dengan Kondisi Tertentu
Bagi lansia atau orang yang kurang fit, shalat di rumah mengurangi kelelahan fisik karena tidak perlu berjalan jauh atau berdiri lama.
5. Privasi Lebih Terjaga

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
