
RAMAI: Arus lalu lintas di jalan arteri Pantura Cirebon titik pantau Terminal Harjamukti, Kota Cirebon masih ramai di hari lebaran. Pemudik motor mendominasi, Jumat (15/6).
JawaPos.com - Volume kendaraan di ruas jalan arteri Pantura Cirebon di hari lebaran masih terlihat ramai. Kendati kepadatan kendaraan tidak sebanyak H-1 dan H-2, mudiik di hari lebaran masih menjadi pilihan pemudik pulang ke kampung halaman. Terutama bagi para pemudik sepeda motor.
Situasi pantauan arus mudik di jalur arteri Pantura dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dipadati kendaraan pribadi. Rata-rata pemudik memilih hari Lebaran karena situasi lalu lintas lebih lengang.
Rata-rata kendaraan melintas di jalur arteri Pantura Cirebon dari titik pantau Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, sebanyak 4.765 kendaraan per jam baik roda dua maupun roda empat.
Dipilihnya hari lebaran untuk perjalanan pulang ke kampung halaman, pemudik asal Sumedang, Ruslan, 47, mengaku karena situasi arus lalu lintas di jalan raya Pantura lebih lengang dibandingkan H-1 atau H-2 Lebaran.
Disamping itu, kenyamanan dan keamanan saat berkendara lebih terasa, karena volume kendaraan tak sepadat hari-hari sebelum Lebaran. "Kalau mudik di H-1 dan H-2, kendaraanya padat, rawan macet juga. Kalau pas hari lebaran, agak longgar jalannya. Jadi, kalau nyetir bisa lebih rileks," katanya.
Sementara pemudik motor asal Jakarta, Achmad Solehan, 39, mengatakan hari Lebaran yang bertepatan di hari Jumat, membuat sebagian besar pemudik memilih di sebelum H-1 Lebaran.
Kondisi itu dimanfaatkannya untuk pulang kampung di hari Lebaran karena kendaraan di jalan lebih sedikit. "Kalau hari Jumat kan, waktunya kepotong tuh sama Salat Jumat. Jadi rata-rata yang mudik banyak yang berangkat hari Kamis atau Jumat sore. Kalau saya berangkat dari subuh. Lumayan sepi," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
