
Salah satu penyedia jasa uang di sekitar Alun-alun Bojonegoro, bernama Faizal, 24, asal Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
JawaPos.com - Bisnis musiman berupa jasa penukaran uang baru marak di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim). Bagi sebagian orang, bisnis ini dianggap sepele. Namun kennyataannya, bisa menghasilkan keuntungan jutaan rupiah.
Salah satu penyedia jasa uang di sekitar Alun-alun Bojonegoro, bernama Faizal, 24, asal Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mengaku, menjalani bisnis jasa musiman ini, sudah hampir enam tahun.
Faizal mengatakan, dengan usaha ini per harinya, ia bisa membawa pulang keuntungan mencapai Rp 5 juta hingga Rp 7,5 juta per hari. "Bisnis jasa ini sudah bertahun-tahun saya geluti. Ini merupakan momen berkah menuju lebaran," kata Faizal, di Bojonegoro, Rabu (13/6).
Faizal menyediakan penukaran uang baru pecahan Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu. Di mana setiap penukaran Rp 100 ribu dikenakan tarif tambahan sebesar Rp 10 ribu atau 10 persen dari penukaran. Demikian pula untuk penukaran uang dalam jumlah besar, akan dikenakan aturan sama.
"Dalam sehari saya bisa menghabiskan lima puluh juta rupiah uang pecahan. Memang untungnya banyak, namun saya hanya mendapatkan bagian empat puluh persen, sedangkan enam puluh persen dari keuntungan untuk bos, sabagai pemodal," tuturnya.
Jasa penukaran uang perorangan ini, menjadi pemandangan umum jelang lebaran. Dimana uang hasil penukaran tersebut, biasanya digunakan masyarakat untuk memberikan sedikit rezeki kepada sanak famili atau keluarga dekat yang telah menjadi tradisi turun temurun di Indonesia.
Mendekati hari raya lebaran seperti ini, sejumlah titik keramaian di Bojonegoro khususnya jalan di area Alun-alun mulai dipenuhi para penyedia jasa penukaran uang yang diminati warga.
Selain itu, dia mengatakan bahwa, baru akan pulang kampung sekitar H-1 lebaran. Karena, satu minggu sebelum lebaran banyak masyarakat yang menukarkan uang. Lantaran pada hari-hari menjelang lebaran, sebagian besar bank sudah tutup.
"Biasanya lebaran kurang seminggu sampai tiga hari penukaran uang melonjak. Dalam satu hari bisa mencapai puluhan sampai ratusan orang yang menukarkan uangnya," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
