
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Humas Pemprov Jateng/Antara
JawaPos.com–Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadwalkan rapat bersama pihak terkait dan sejumlah organisasi Islam untuk membahas adanya perbedaan waktu imsakiah pada Bulan Suci Ramadan.
”Nanti Biro Kesra kita minta mengundang MUI, Kemenag, dan ormas Islam untuk rapat membahas ini. Biar semua enak, nanti pelaksanaan di lapangan enak, akan kita tindaklanjuti masukan dari rapat ini,” kata Ganjant seperti dilansir dari Antara usai Rapat Persiapan Bulan Suci Ramadan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Rabu (7/4).
Dia mengatakan, pembahasan perbedaan waktu imsakiah itu perlu segera dilakukan agar pelaksanaannya di Jateng bisa sama.
”Ini hal baru dan penting bagi kita semua memahami. Sosialisasi harus dilakukan agar masyarakat menyadari,” ujar Ganjar.
Pada rapat tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng Mustain Ahmad yang mengikuti secara daring menyampaikan, pedoman tata cara pelaksanaan ibadah Ramadan telah diatur Kementerian Agama. Seluruh daerah diharapkan menerapkan pedoman itu dengan baik agar umat aman dan nyaman menjalankan ibadahnya.
Kendati demikian, ada satu hal yang menurut Mustain berpotensi menjadi persoalan pada Ramadan tahun ini yakni akan ada perbedaan waktu imsakiah atau waktu yang menunjukkan batas imsak.
”Tahun ini ada yang unik, kalau penentuan hari pertama puasa, kemungkinan besar akan sama, tapi ada yang berbeda pada jadwal imsakiah. Muhammadiyah telah menetapkan waktu imsak hari pertama puasa itu pukul 04.22, sedangkan Kemenag mengeluarkan jadwal waktu imsak pada pukul 04.14,” terang Mustain.
Perbedaan waktu imsak itu, lanjut dia, terpaut delapan menit sehingga harus disosialisasikan agar masyarakat paham dan tidak menimbulkan gejolak.
”Ini harus disosialisasikan, jangan sampai nanti timbul persoalan,” ujar Mustain.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/4vdJqXEmkLw

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
