Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Mei 2018 | 23.35 WIB

Ramadan Pertama, Aher Plesiran ke Tunisia

Gubernur Jawa Barat dan istri Netty Prasetiyani saat di dalam pesawat, Rabu (16/5) malam. - Image

Gubernur Jawa Barat dan istri Netty Prasetiyani saat di dalam pesawat, Rabu (16/5) malam.

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat, Ahmada Heryawan harus menjalani puasa pertama Ramadan 1439 H di Tunisia. Bertolaknya kebluar negeri untuk memenuhi undangan dari Menteri Pembangunan, Investasi dan Kerja Sama Luar Negeri Tunisia pada Kamis (17/5).


Gubernur dua periode yang kerap disapa Aher beserta istri, Netty Prasetiyani Heryawan. Tak hanya berdua, Aher pun didamoingi rombongan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar diantaranya Asisten Ekonomi Pembangunan Pemprov Jabar, Eddy Nasution dan Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal Sutrisno.


Rencana Aher akan diterima Menteri pada jumat (18/5/19) pukul 09.00 waktu setempat. Sore harinya courtesy call akan diterima langsung oleh Perdana Menteri Tunisia Youssef Chahed. Sedangkan malam hari rombongan juga akan diterima Dubes RI untuk Tunisia, Y.M. Ikrar Nusa Bakti.


Agenda yang akan dibahas semuanya terkait dengan rencana kerja sama sister province antara provinsi Jawa Barat dengan Sousse dan menjajaki kemungkinan Jawa Barat berinvestasi di Tunisia.


“Ke Tunisia kita akan bahas sister province dan investasi, Ini berarti perjalanan panjang sekitar 14 jam, waktu untuk puasa perdana akan banyak dihabiskan di pesawat, saya dan istri akan sahur pertama juga di pesawat," kata Aher kepada Tim Humas Jabar, saat transit di Doha, Kamis (17/05/19) waktu setempat dalam keterangan tertulis.


Pasalnya, langkah Pemprov Jabar dalam dua tahun terakhir aktif menjalin kerja sama luar negeri. Sebab dengan banyak mitra luar, pada akhirnya mendapat perhatian khusus dari Tunisia. Melalui suratnya beberapa waktu lalu, Tunisia mengundang Gubernur Jabar beserta Kadin Jabar untuk menjajal kerja sama investasi di negeri zaitun itu.


“Kerangka kerjasama luar negeri yang sudah dibangun sejauh ini adalah dengan skema sister province, itu memungkinkan seluruh pola kerjasama mulai ekonomi, pendidikan hingga pertanian bisa berkembang jauh, saling menguntungkan dan memiliki payung hukum yang kuat," jelasnya.


Sebagimana diketahui, Kerjasama Jabar dengan Tunisia dimungkinkan juga dalam pengiriman handicraft, potensi kerajinan Jabar dapat ditawarkan untuk masuk ke Tunisia melalui gerbang Bandara Kertajati.


Kunjungan ke luar negeri dilakukan selama enam hari yaitu selama 2 hari di Tunisia dan 4 hari berikutnya rombongan Aher akan mengunjungi Madinah, Mekkah dan Jeddah. Selain melaksanakan ibadah umroh telah dijadwalkan pula Pertemuan dengan Emir Madinah, Emir Mekkah dan KJRI Jeddah guna membahas progres pembangunan Masjid Al Jabbar dan kerja sama Provinsi Jawa Barat dengan Museum Asmaul Husna di Madinah dan Museum Assalamualaika Ayyuhan Nabi di Mekkah.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore