
Menyiapkan dana lebaran sejak awal adalah salah satu cara mengelola pengeluaran selama Ramadhan (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan identik dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga. Mulai dari belanja bahan makanan sahur dan buka puasa hingga persiapan Lebaran,pengeluaran cenderung meningkat.
Tanpa perencanaan keuangan Ramadhan yang matang, kondisi ini bisa membuat anggaran membengkak. Padahal Ramadhan mengajarkan kesederhanaan dan pengendalian diri.
Menurut panduan dari Consumer Financial Protection Bureau, membuat anggaran bulanan membantu mengontrol pengeluaran dan mengurangi stres finansial. Prinsip ini sangat relevan diterapkan selama puasa Ramadhan.
Selain itu, riset dari APA menunjukkan bahwa tekanan finansial dapat meningkatkan stres dan kecemasan. Oleh karena itu, manajemen keuangan yang baik juga berdampak pada kesehatan mental.
Berikut 10 cara mengatur pengeluaran selama Ramadhan agar tetap hemat, terkontrol dan penuh keberkahan sebagaimana dilansir dari laman Federal Trade Commission dan FAO, Sabtu (28/2) :
Langkah pertama adalah menyusun anggaran Ramadhan secara terpisah dari bulan biasa. Anda bisa mencatat kebutuhan utama seperti bahan makanan, zakat, sedekah dan THR.
Menurut Federal Trade Commission, pencatatan pengeluaran membantu mengidentifikasi kebocoran anggaran. Dengan mencatat, kita lebih sadar dalam berbelanja.
Anda juga bisa membuat daftar prioritas agar tidak tergoda promo berlebihan. Intinya fokus pada kebutuhan bukan keinginan sesaat.
Perencanaan menu sahur dan buka puasa mencegah belanja impulsif. Susun menu mingguan agar bahan yang diberi lebih terarah.
Pilih makanan bergizi yang sesuai lidah Indonesia seperti sayur bening, tempe, telur, ayam panggang dan buah segar. Hindari terlalu sering membeli takjil berlebihan.
Perencanaan menu juga membantu mengurangi food waste. Hal ini sejalan dengan kampanye pengurangan limbang pangan global oleh Food and Agriculture Organization.
Godaan takjil saat ngabuburit sering membuat pengeluaran membengkak. Kolak, gorengan, es buah dan aneka minuman manis memang sangat menggoda.
Anda bisa membatasi pembelian di luar rumah dan membuat sendiri beberapa menu sederhana. Selain lebih hemat, kualitas kebersihan juga lebih terjamin.
Mengontrol konsumsi berlebihan juga berdampak baik bagi kesehatan. WHO menyarankan membatasi gula tambahan untuk menjaga kesehatan.
Ramadhan sering diiringi diskon besar-besaran. Namun tidak semua promo benar-benar menguntungkan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
