Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Maret 2025 | 21.48 WIB

Mau Mudik tapi Ogah Kena Macet? Simak 6 Tips Menentukan Jadwal Mudik Terbaik agar Terhindar dari Macet Panjang saat Libur Lebaran

Ilustrasi keluarga yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran. (Freepik) - Image

Ilustrasi keluarga yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran. (Freepik)

JawaPos.com – Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan banyak orang, terutama di Indonesia. Namun, ada satu masalah klasik yang kerap muncul, yakni kemacetan panjang di jalan. Karena semua orang juga ingin pulang kampung.

Untuk memastikan perjalanan Anda lebih nyaman dan lancar, penting untuk memilih waktu yang tepat untuk berangkat. 

Berikut adalah beberapa tips dan strategi menentukan jadwal mudik terbaik agar terhindar dari kemacetan yang melelahkan.

  1. Hindari puncak arus mudik

Puncak arus mudik biasanya terjadi dua hingga tiga hari sebelum Lebaran, saat kebanyakan orang mulai cuti kerja. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kemacetan parah pada arus mudik sering terjadi pada:

H-3 dan H-2 Lebaran: Ini adalah waktu favorit banyak orang untuk mudik, sehingga lalu lintas padat di hampir semua jalur utama.

H+1 dan H+2 Lebaran: Setelah Lebaran, arus balik mulai terjadi dan kondisi jalan kembali dipenuhi kendaraan pemudik.

Alternatif terbaik:

Mudik lebih awal (H-7 hingga H-5 Lebaran): Jika memungkinkan, cobalah berangkat lebih awal sebelum puncak arus mudik dimulai.

Mudik setelah puncak (H-1 atau setelah Lebaran): Jika Anda fleksibel, mudik di hari Lebaran atau setelahnya bisa jadi lebih lancar karena sebagian besar orang sudah sampai di kampung halaman.

  1. Pilih waktu berangkat di luar jam sibuk

Selain memilih hari yang tepat, waktu keberangkatan juga berpengaruh terhadap kelancaran perjalanan.

Berangkat dini hari (pukul 02.00–05.00 WIB): Saat ini lalu lintas masih sepi, suhu udara lebih nyaman, dan tubuh masih segar.

Hindari berangkat sore atau malam hari (pukul 16.00–22.00 WIB): Waktu ini sering menjadi pilihan banyak orang sehingga kemacetan bisa terjadi di pintu keluar tol atau jalur utama.

  1. Manfaatkan hari kerja untuk mudik

Jika memungkinkan, manfaatkan cuti lebih awal untuk mudik di hari kerja. Biasanya, lalu lintas lebih lengang pada:

Senin–Rabu di minggu sebelum Lebaran: Karena kebanyakan orang masih bekerja, perjalanan akan lebih nyaman.

H+3 hingga H+5 Lebaran: Jika Anda tidak terburu-buru kembali, menunda arus balik hingga seminggu setelah Lebaran bisa menjadi pilihan bijak.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore