
ILUSTRASI: Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/5/2022). Ruas jalan arteri Kalimalang arah Bekasi terpantau mengalami kepadatan kendaraan.
JawaPos.com - Berbagai antisipasi disiapkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam pengamanan mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Salah satu sumber kemacetan yang perlu diantisipasi yakni titik-titik bottleneck.
Titik tersebut biasa menjadi sumber penumpukan kendaraan. Jika tidak ditangani dengan baik maka kemacetan bisa menjadi parah.
"Apa yang ditemukan saat Anev 2022 rata-rata bottleneck yang harus diantisipasi. Bottleneck terjadi bisa karena kendaraan mogok, rest area yang penuh, tidak cukupnya lahan parkir membuat parkir di bahu jalan seluruhnya dijadikan evaluasi," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi kepada wartawan, Kamis (6/4).
Pertemuan arus lalu lintas juga bisa menjadi bottleneck. Seperti di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek. Di sana menjadi lokasi pertemuan arus dari tol layang Mohamed bin Zayed (MBZ) dan jalur bawah. Beruntung di lokasi tersebut telah dilakukan penambahkan menjadi 4 lajur.
Lokasi yang harus menjadi perhatian besar yakni di KM 70 menjelang Cipali. Di lokasi tersebut akan terjadi penyempitan jalan. Dari 4 lajur menjadi 2 lajur.
"Marena itu kuncinya tol Cikatama menuju Cipali kita komunikasikan kita hitung kita monitor dashboard yang dimiliki Jasa Marga tentang angka-angka, lalu menentukan cara bertindak bila terjadi peningkatan pada puncak puncaknya. Karena itu penting masyarakat untuk mengatur waktu cutinya," imbuh Firman.
Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menyampaikan prediksi terbaru mengenai arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Hasil penelitian terkini, diperkirakan terjadi pergeseran waktu puncak arus mudik.
Hal itu disampaikan Firman setelah penutupan gelar Tactical Floor Game (TFG) bersama Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan dan stakeholder terkait lainnya.
"Diperkirakan satu puncak arus mudik dan dua puncak arus balik," kata Firman di Gedung NTMC Polri, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (5/4).
Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani Polri, Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan dijelaskan puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada Kamis dan Jumat 21-22 April 2023. Prediksi ini mundur dari perkiraan awal.
Kemudian puncak arus balik akan terjadi dua kali. Pertama pada 25-26 April 2023. Lalu gelombang kedua pada 30 April sampai 1 Mei 2023.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
