Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 April 2024 | 15.12 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Volume Penumpang Kereta Cepat Whoosh Tembus 20 Ribu Orang

Penumpang kereta api cepat Whoosh berfoto sebelum keberangkatan di stasiun Halim, Jakarta, Sabtu (11/11/23). - Image

Penumpang kereta api cepat Whoosh berfoto sebelum keberangkatan di stasiun Halim, Jakarta, Sabtu (11/11/23).

JawaPos.com - Puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi terjadi pada Minggu (14/4) dan Senin (15/4). Pada Minggu 14 April 2024 atau H+3 Lebaran, KCIC memperkirakan volume penumpang kereta cepat Whoosh mencapai lebih dari 20 ribu orang.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyebutkan, 14 April 2024 merupakan akhir pekan terakhir sebelum cuti bersama Idul Fitri berakhir pada 15 April 2024. Tanggal itu diprediksi bakal ada lonjakan pergerakan penumpang untuk kembali ke Jakarta. Mulai dari Minggu (14/4).

Pergerakan dan peningkatan penumpang mulai terlihat melalui data pemesanan tiket. Pada Minggu (14/4) pukul 12.00, pemesanan tiket untuk keberangkatan hari Minggu sudah mencapai angka 19 ribu.

"Diprediksi puncak arus balik Kereta Cepat Whoosh mulai terjadi pada Minggu 14 April 2024. Pada momen arus balik ini jumlah penumpang Whoosh dapat melebihi angka 20 ribu," kata Eva Chairunisa dalam keterangan resminya yang dikutip Senin (15/4).

Dia menjelaskan, keberangkatan penumpang didominasi berangkat dari Stasiun Bandung dan menggunakan KA Feeder ke Stasiun Padalarang. Tidak sedikit pula penumpang yang memilih keberangkatan langsung dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar.

Adapun jam-jam favorit penumpang pada puncak arus balik ini adalah mulai jam 13.00 WIB hingga pukul 20.30 WIB dengan okupansi di atas 90 persen. Adapun untuk perjalanan di luar jam tersebut okupansinya sudah berada di 75 persen.

"Untuk mengantisipasi tingginya minat masyarakat ini, KCIC sudah melakukan penambahan perjalanan Whoosh sebanyak 30 persen menjadi 52 perjalanan per hari hingga 18 April 2024," jelasnya.

KCIC mengimbau kepada penumpang untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju area stasiun Kereta Cepat agar tidak tertinggal kereta khususnya untuk keberangkatan dari Tegalluar dan Padalarang. Mengingat kemungkinan adanya peningkatan volume kendaraan sehingga berisiko menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan menuju stasiun yang rawan macet, seperti Jalan Soekarno-Hatta menuju Stasiun Tegalluar, pintu tol Pasteur menuju Stasiun Padalarang maupun jalan dalam kota menuju Stasiun Bandung.

"Penumpang disarankan untuk hadir setidaknya 30 menit sebelum keberangkatan untuk mengantisipasi tertinggal kereta Whoosh ataupun kereta feeder. Hal tersebut dikarenakan Gate Whoosh dan KA feeder ditutup 5 menit sebelum keberangkatan," pungkasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore