
Ilustrasi Kulit Kusam. (WomensOK.com)
JawaPos.com - Apakah pernah merasa bahwa kulit Anda terasa kering, dehidrasi, serta menjadi kusam saat menjalani ibadah puasa? Kulit terasa kering, dehidrasi, dan kusam adalah masalah pada umum yang dihadapi banyak orang saat berpuasa.
Dalam menjalankan ibadah puasa, seringkali kulit menjadi saksi dari perubahan pola hidup. Permasalahan kulit kering dan menjadi kusam ini seringkali terjadi saat berpuasa. Ada banyak penyebab dan cara mengatasinya.
Dirangkum dari beberapa sumber, berikut beberapa penyebab kulit terasa kering dan kusam saat berpuasa:
1. Kurang Asupan Cairan
Salah satu penyebab utama kulit terasa kering saat berpuasa adalah kurangnya asupan cairan dalam tubuh. Saat berpuasa tubuh tidak mendapatkan air dan cairan lainnya seperti biasanya. Karena, tidak ada konsumsi makanan dan minuman selama berjam-jam. Akibatnya, kulit cenderung kehilangan kelembaban dan menjadi kering serta terasa kusam.
2. Perubahan Pola Tidur
Selain itu, perubahan pola tidur selama bulan puasa juga dapat berkontribusi terhadap kulit yang kering dan kusam. Banyak orang cenderung tidur larut malam atau terbangun lebih awal untuk sahur, yang dapat mengganggu pola istirahat alami tubuh.
Kurangnya waktu istirahat yang cukup dapat menyebabkan kulit kehilangan kemampuan untuk meregenerasi diri secara optimal. Ketika kurang tidur, tubuh cenderung memproduksi lebih sedikit hormon yang membantu menjaga kelembapan kulit. Akibatnya, kulit bisa terlihat kusam dan terasa kering.
3. Terlalu Banyak Konsumsi Gorengan
Kulit terasa kering dan kusam saat berpuasa bisa disebabkan terlalu banyak mengonsumsi gorengan. Gorengan cenderung tinggi lemak jenuh dan kalori. Hal itu dapat memengaruhi kondisi kulit. Apabila mengonsumsi gorengan secara berlebihan, maka dapat mengganggu keseimbangan minyak alami pada kulit. Lemak jenuh dapat menyumbat pori-pori kulit dan mengganggu keseimbangan minyak alami di permukaan kulit, yang dapat menyebabkan kulit terasa kering dan kusam.
4. Malas Berolahraga
Berolahraga membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memperbaiki tekstur kulit. Ketika sedang berpuasa, banyak orang cenderung berpikir bahwa sebisa mungkin menghemat energi supaya tidak mudah lapar dan haus. Akan tetapi, ketika malas bergerak, aliran darah ke kulit dapat terganggu, sehingga menyebabkan kulit kekurangan nutrisi.
Selain itu, olahraga juga membantu mengeluarkan keringat yang membantu membersihkan pori-pori kulit. Olahraga dapat menjaga kelembapan alami kulit. Jika malas berolahraga selama bulan puasa, maka kulit bisa menjadi kurang mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik.
Setelah mengetahui apa penyebab kulit menjadi kering dan kusam ketika berpuasa, saatnya mencari tahu bagaimana cara mengatasinya.
Dilansir dari kanal YouTube resmi Hermina Hospitals, dr. Arieffah, Sp. KK menjabarkan tips-tips supaya kulit tetap lembap ketika sedang berpuasa. Yaitu, harus menjaga asupan cairan. Sehari minimal dua liter. Mengonsumsi air dua liter sehari dapat menjaga tidur agar cukup, memilih makanan dan minuman yang bermanfaat bagi kesehatan kulit, harus berolahraga, dan tetap menjaga skincare secara rutin, serta tetap pergi ke klinik untuk perawatan kulit.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
