Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 April 2022 | 23.12 WIB

Sentra Takjil Benhil Tak Seramai Dulu, Begini Harapan Pedagang

Suasana di Pasar Takjil Benhil, Jakarta, Minggu (3/4/2022). Seiring dengan turunya status PPKM Jakarta dan status ekonomi indonesia yang mulai kembali pulih, pasar takjil yang ada setiap bulan Ramadhan tersebut kembali dipadati warga untuk membeli makanan - Image

Suasana di Pasar Takjil Benhil, Jakarta, Minggu (3/4/2022). Seiring dengan turunya status PPKM Jakarta dan status ekonomi indonesia yang mulai kembali pulih, pasar takjil yang ada setiap bulan Ramadhan tersebut kembali dipadati warga untuk membeli makanan

JawaPos.com - Setiap bulan suci Ramadan, para pedagang musiman yang biasa menjual makanan hidangan berbuka puasa atau disebut takjil. Lapak pedagang takjil yang berada di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), tepatnya di samping Polsek Metro Tanah Abang Polsub Sektor Bendungan Hilir sudah ramai sejak pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, para pedagang takjil mulai menjajakan dagangannya sejak siang dan banyak pembeli yang berkunjung untuk mencari hidangan berbuka puasa. Meskipun tempatnya agak sedikit kecil, namun tetap ramai diserbu para pembeli dengan tetap memakai masker yang menjadi salah satu protokol kesehatan Covid-19.

Dagangan yang dijajakan pun bergam, mulai dari gorengan seperti tempe goreng, tahu goreng, risol, otak-otak, kolak, bihun, putu ayu, combro, lontong. Ada juga laik pauk seperti semur, rendang, aneka lauk jadi. Serta minuman segar seperti es buah, es kelapa, hingga asinan tersedia untuk dihidangkan saat berbuka nanti.

Photo

Suasana di Pasar Takjil Benhil, Jakarta, Minggu (3/4/2022). Seiring dengan turunya status PPKM Jakarta dan status ekonomi indonesia yang mulai kembali pulih, pasar takjil yang ada setiap bulan Ramadhan tersebut kembali dipadati warga untuk membeli makanan berbuka puasa. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS

Harganya pun beragam, untuk gorengan dibanderol mulai dari Rp 2.500 per pcs, lauk-pauk atau makanan jadi beragam mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 20.000, dan aneka minuman segar mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 10.000.

Salah satu pedagang musiman takjil di kawasan Benhil, Ahmad mengaku, suasana di tempat jajanan Benhil tidak seramai saat sebelum pandemi Covid-19 hadir di tengah-tengah masyarakat. Namun, dirinya tetap mensyukuri keadaan karena tempat tersebut masih disambangi oleh masyarakat sekitar.

“Nggak seramai dulu. Tapi begini juga sudah Alhamdulilah. Saya dari dulu memang tiap tahun jualan disini. Tempatnya pindah lebih kecil tapi mau gimana lagi. Tapi mudah-mudahan laris banyak yang datang beli,” ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (4/4).

Sementara, salah satu pembeli Anis mengaku, dirinya memang biasa membeli jajanan takjil di tempat ini karena tempat tinggalnya dekat dengan lokasi. Jajanan takjil masih menjadi favorit dirinya dan keluarga untuk menemani berbuka puasa.

“Saya biasa beli juga. Enak enggak terlalu padat. Biasanya ramai banget. Tapi yang Kasian pedagang sih ya,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore