
Media Briefing dengan tema “RS Abdi Waluyo memberikan layanan lengkap, one stop care untuk pembesaran prostat jinak” di Jakarta, Kamis (28/3/2024).
JawaPos.com - Gangguan prostat telah menjadi bagian dari permasalahan laki-laki di atas 50 tahun. Gangguannya mulai dari sederhana hingga gangguan berat seperti kanker prostat.
Kini, terapi inovatif pembesaran prostat jinak tak perlu lagi pergi ke luar negeri. Salah satu inovasi terapi minimal invasif dengan metode Water Vapor Thermal Therapy kini tersediabtelah hadir di RS Abdi Waluyo Jakarta.
Water Vapor Thermal Therapy memiliki durasi tindakan yang sangat cepat, tidak memerlukan anestesi total, dan memiliki efek samping seksual yang sangat minimal.
dr. Rochani, Sp.B, Sp.U(K), Kepala Departemen Urologi RS Abdi Waluyo mengungkapkan hadirnya metode Water Vapor Thermal Therapy ini bisa menjadi opsi yang tepat, khususnya bagi mereka yang mengalami pembesaran prostat jinak di tahap awal.
Namun, RS abdi Waluyo juga tetap berfokus dengan modalitas terapi lainnya, seperti Laser dan pengobatan lainnya.
"Kami berharap pasien pembesaran prostat jinak akan mampu mendapat pengobatan yang paling tepat dan bisa meningkatkan kualitas hidup mereka," ujardr. Rochani, Sp.B, Sp.U(K.
Sementara dr. Adistra Imam Satjakoesoemah, SpU, FICS, Spesialis Urologi RS Abdi Waluyo dalam paparannya mengungkapkan bahwa pembesaran prostat merupakan hal yang umum terjadi pada dekade kelima seorang pria, dengan insidensi mencapai hampir 50%.
Prostat merupakan organ yang hanya dimiliki oleh laki-laki, terletak jauh di dalam rongga panggul seorang pria, di antara penis dan kandung kemih.
Tepat di bagian tengah prostat, tambahnya, terdapat saluran kencing/urethra seorang laki-laki. Selain itu, terdapat juga katup kencing bagian dalam (internal sphincter) yang menempel pada prostat dan berfungsi untuk mengatur aliran keluar cairan ejakulasi dan air kencing.
Akibatnya, jika terjadi pembesaran pada prostat, ini bisa menyebabkan sumbatan dan gangguan pada proses kencing.
dr. Adistra Imam Satjakoesoemah, SpU, FICS mengatakan metode Water Vapor Thermal Therapy juga bisa menjadi solusi bagi pasien yang memiliki risiko tinggi untuk tindakan pembiusan dan pembedahan prostat yang lebih invasif, mungkin terkait umur, komorbiditas, atau hal lainnya.
"Prosedur ini hanya membutuhkan pembiusan sedasi ringan, waktu pengerjaan yang sangat cepat (berkisar antara 10-20 menit), risiko perdarahan sangat rendah, dan waktu rawat yang singkat," katanya.
One-stop-care yang diterapkan RS Abdi Waluyo ini menerapkan pendekatan holistik dari hulu ke hilir, dari tahapan diagnostik sampai kepada bermacam-macam terapi yang dapat dilakukan sesuai dengan kondisi medis pasien.
Selain Water Vapor Thermal Therapy RSAW juga memiliki modalitas terapi terkini lainnya, seperti operasi laser prostat dengan laser Thulium (Thu:Yag) dan Thulium Fiber Laser (TFL) menggunakan teknik enukleasi prostat (ThuLEP/Thulium Laser Enucleation of The Prostate).
Semua bertujuan untuk memberikan pilihan tata laksana dan manfaat signifikan bagi perbaikan kualitas hidup pasien dengan pembesaran prostat, yang kerap terjadi pada pria usia 50-an ke atas.
“Water Vapor Thermal Therapy dapat memutus rantai pengobatan pembesaran prostat, yang biasanya harus diminum seumur hidup dan menimbulkan berbagai konsekuensi seksual. Tujuan akhir yang diharapkan adalah pasien bisa terbebas dari obat, kualitas hidup pasien pun lebih meningkat, dan angka kekambuhan yang relatif minimal,” jelas dr. Adistra.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
