
Ilustrasi seseorang mengalami perut mulas karena sakit diare.
JawaPos.com - Diare membuat siapapun lemas. Apalagi jika sudah berkali-kali buang air besar, bisa membuat penderitanya kekurangan cairan. Sebelum mencoba obat atau pergi ke dokter, cobalah pertolongan pertama mengatasi diare di rumah.
Dalam keterangan tertulis hello sehat, Selasa (18/9), Mayo Clinic dan WebMD menyebutkan beberapa langkah sederhana bisa efektif mengatasi diare. Tak hanya makanan, tapi juga perlu menghindari beberapa minuman. Cara itu bisa menjadi pertololongan pertama sebelum pergi ke dokter jika penyakit tak kunjung sembuh.
1. Minum banyak cairan bening
Sebaiknya minum banyak cairan bening seperti air putih, air kaldu, dan jus setiap hari. Hindari minum kafein. Namun meski harus banyak minum cairan bening, sebaiknya lakukan secara bertahap. Misalnya dengan minum setidaknya 1 liter per jam selama 1-2 jam, atau lebih lama lagi jika mengalami diare dengan jumlah sering. Namun jika memiliki penyakit ginjal, jantung, atau hati maka hati-hati untuk membatasi cairan. Bicarakan dengan dokter sebelumnya.
2. Makan Makanan Semi Padat dan Rendah Serat
Seiring pergerakan usus yang kembali normal, sebaiknya memakan makanan semipadat dan rendah serat seperti roti bakar, telur, nasi, atau ayam. Namun, menambah porsi dan asupannya sebaiknya dilakukan secara bertahap dan perlahan-lahan.
3. Hindari Makanan Tertentu
Karena usus belum bisa mengolah makanan, sebaiknya menghindari beberapa produk makanan seperti produk susu olahan, makanan berlemak, makanan berserat tinggi, atau makanan dengan banyak bumbu selama beberapa hari.
Ketika sudah mulai membaik, maka Anda bisa menyantap makanan yang mudah dicerna dulu. Namun, tetap ada beberapa makanan yang harus Anda hindari, seperti makanan pedas, buah-buahan tertentu, alkohol, dan kafein sampai 48 jam setelah semua gejala diare menghilang. Bila memakan permen karet, hindari yang mengandung sorbitol. Hindari susu selama 3 hari setelah gejala diare hilang. Namun, tetap bisa memakan keju atau yogurt yang mengandung probiotik.
4. Pilih Makanan yang Mengandung Probiotik
Probiotik mengandung sekumpulan bakteri hidup yang mirip dengan bakteri sehat yang umumnya ditemukan di dalam sistem pencernaan tubuh. Probiotik dapat meningkatkan jumlah bakteri sehat yang ada untuk melawan kuman dalam saluran pencernaan. Suplemen probiotik juga tersedia. Bakteri bermanfaat ini juga bisa ditemukan dalam yoghurt dan keju.
5. Makan Bubur Wortel
Wortel merupakan sumber pektin. Anda bisa membuat bubur atau sup wortel dengan memasaknya sampai halus, lalu memblendernya dengan tambahan sedikit air dan menuangkannya di mangkuk, seperti makanan bayi. Cobalah santap ¼ – ½ mangkuk setiap jamnya.
6. Minum Teh Hitam Manis
Anda bisa minum teh hitam manis dengan gula. Air panas bisa membantu rehidrasi dan teh mengandung astringen tanin yang membantu mengurangi peradangan usus.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
