Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 September 2017 | 23.22 WIB

Dear Ortu dan Guru, ini yang Perlu Diketahui Soal ADHD

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Tingkah laku anak-anak di rumah kadang berbeda dengan sekolah. Ada anak yang di rumah cenderung pendiam, dan di sekolah malah hiperaktif. Begitu pula sebaliknya.Spesialis Kejiwaan dr Nining Febriana SpKJ mengungkapkan, sebaiknya para guru harus lebih aware terhadap perilaku muridnya.


Sehingga, ketika melihat muridnya hiperaktif yang tidak wajar. Para guru bisa melapor ke orang tua murid. Untuk kemudian orang tua berkonsultasi pada psikolog atau psikiatri. Hal ini untuk mengantisipasi adanya ADHD (Attention deficit hyperactivity disorder) pada siswanya. Orang tua dan guru, adalah lini terdepan untuk mengetahui perilaku si anak.


Bahkan bila orang tua memiliki kepekaan, mereka akan melihat gejala ADHD sejak anaknya masih sangat kecil. Dan menurutnya, belum banyak yang mengetahui bahwa ADHD adalah sebuah gangguan jiwa pada anak yang merujuk pada kelainan perilaku dan emosi.


Nining juga membeberkan suatu penelitian terkini mengenai ADHD, yang sekarang cenderung susah dibedakan dengan gangguan jiwa lainnya, yakni bipolar. Karena depresi yang terjadi pada anak berbeda dengan depresi yang terjadi pada dewasa.


’’Anak kalau depresi itu cenderung marah, kalau orang dewasa ya semakin bervariasi’’ tambah Nining. Oleh sebab itu, demi masa depan sang buah hati. Diperlukan kepekaan orang tua dan guru yang mengerti para murid. Untuk memperhatikan perilaku yang diperlihatkan oleh si kecil. (*)

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore