
Ilustrasi
JawaPos.com - Memang tidak semua orang yang menjadi perokok aktif atau pasif dan sering terpapar bahan kimia, terjangkit kanker paru. Namun, spesialis paru dr Laksmi Wulandari SpP (K) mengatakan, kanker paru berkaitan dengan faktor genetik. Jadi ketika dalam keluarga seseorang mempunyai riwayat kanker paru, maka paparan sedikit saja sudah meningkatkan potensi terjadinya kanker.
Beda dengan seseorang yang tidak punya keturunan. Meski banyak terpapar bahan-bahan kimia bisa jadi potensi untuk terjangkit kanker paru lebih rendah. Namun Laksmi menegaskan masyarakat tetap tidak boleh meremehkannya. Paling tidak, seseorang harus aware dengan riwayat keluarganya.
Dalam arti bukan hanya kedua orang tua. ’’Tanya orang tua, apa kakek, buyut, ada yang pernah punya kanker paru,’’ cetusnya. Disamping itu, bila pekerjaan menuntut seseorang untuk terpapar lebih dengan polusi dan bahan kimia, lebih baik mengenakan masker. Serta deteksi dini saban setahun sekali untuk mendeteksi adanya sel kanker dalam paru. Karena dalam stadium awal, kanker paru memang tidak bergejala.
Pasien yang datang dalam kondisi stadium awal itu, rata-rata mengetahui dengan tidak sengaja setelah medical check-up yang juga terdapat pemeriksaan foto toraks didalamnya. ’’Untuk penegakan diagnosa, selain foto toraks juga dibutuhkan CT Scan dan biopsy (pengambilan jaringan),’’ ulasnya. (*)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
