
Ilustrasi
JawaPos.com - Apakah kalian salah satu orang bertato? Bila iya, sepertinya harus lebih hati-hati. Penelitian terbaru dari Alma College, Michigan, membuktikan bahwa orang yang memiliki tato berisiko lebih terserang heatstroke daripada mereka yang tidak memiliki tato.
Heatstroke adalah kondisi yang dapat mengancam jiwa. Kondisi ini terjadi ketika badan kita gagal mengatur suhu tubuh dan suhu terus meningkat, bahkan mencapai 40 derajat celcius atau lebih tinggi.
Orang yang terserang heatstroke biasanya tidak mengeluarkan keringat. Dalam hal ini, tato permanen menanamkan tinta sedalam 305 milimeter di bawah permukaan kulit. Kedalaman yang sama dengan kelenjar keringat. Hal itulah yang menyebabkan perubahan mekanisme kelenjar keringat. Dimana kulit orang bertato, lebih sulit mengeluarkan keringat daripada orang yang tidak bertato.
Salah seorang peneliti Maurie Luetkemeier mengatakan, satu di antara warga Inggris mempunyai tato. ’’Apakah ini berpengaruh pada kesehatan jangka panjang kita? Harus dilakukan penelitian lebih lanjut,’’ paparnya.
Sejauh ini, mengeluarkan keringat dari tubuh dianggap penting untuk mengatur suhu dalam tubuh itu sendiri. Bila kulit tidak keluar keringat, tubuh bisa overheating alias kepanasan dan itulah yang menyebabkan heatstroke. Para ilmuwan dari Alma College tersebut juga mengumpulkan sampel keringat dari 10 orang bertato.
Hasilnya, keringat orang bertato juga memiliki konsentrasi natrium yang lebih tinggi. Selain itu, sebuah studi lainnya di Australia juga menghasilkan laporan satu dari lima tinta tato mengandung bahan kimia penyebab kanker. Bahan kimia tersebut ditemukan pada 83 persen tinta hitam, warna yang paling banyak digunakan untuk tato. (dailymail/ina/tia)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
