
Ilustrasi
JawaPos.com – Masyarakat awam mengetahui korban penyiraman air keras biasanya disembuhkan dengan cara operasi plastik. Namun ternyata pengobatan korban air keras tidak selalu ditangani dengan cara operasi. Hal itu tergantung pada jenis air keras yang digunakan dan berapa lama terpaparnya.
“Enggak harus operasi sih, tergantung lama kontak dan tergantung jenisnya. Yang paling dangkal itu grade I dan yang paling parah adalah grade III. Pengertian dioperasi itu wajah atau kulit harus dibius. Itu bisa dioperasi juga. Tapi superficial saja dibersihkan,” kata Dokter Spesialis Bedah Plastik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Bismedi kepada JawaPos.com, Selasa (11/4).
Grade I
Korban serangan air keras mengalami dampak seperti terpapar sinar matahari atau terjemur matahari.
Grade II
Yaitu kondisi melembung atau melepuh. Kerusakan terjadi hanya di bagian epidermis atau kulit arinya menggelembung.
Grade II A
Ibaratnya kue lapis, berarti lapisan epidermis dan di sebagian dermis rusak. Hanya 20 persen kerusakan, sedangkan 80 persen lapisan masih hidup. Dalam kondisi ini, korban dapat sembuh dalam kurun waktu 10 hari hingga 2 pekan.
Grade II B
Kerusakan terjadi di epidermis dan sebagian besar dermis juga yaitu sebanyak 80 persen. Kondisinya lebih parah, hanya sedikit yang tersisa. Namun selama biji epitel (bagian kulit yang tumbuh jadi kulit) masih ada, akan bisa sembuh meski membutuhkan waktu yang lama. Misalnya selama 1 bulan lebih, tergantung luas lukanya.
Grade III
Ini luka yang paling dalam. Melukai di seluruh ketebalan kulit dan epidermis. Biasanya ditangani dengan cara operasi. Namun untuk menentukan tingkatan dampak bahaya ini, tim medis membutuhkan waktu 3-5 hari setelah korban tersiram air keras. (cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
