Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 April 2018 | 18.30 WIB

Sering Cemas Berlebihan? Coba Kurangi Dengan 7 Langkah Ini

Rasa cemas yang berlebihan bisa menyebabkan sesak nafas. - Image

Rasa cemas yang berlebihan bisa menyebabkan sesak nafas.

JawaPos.com - Setiap orang pasti pernah mengalami momen gugup atau cemas dalam hidupnya. Entah itu ketika menghadapi relasi kerja, tempat kerja baru, pernikahan, bahkan saat menjadi orang tua. Biasanya, seseorang tanpa sadar melakukan hal di luar kesadaran ketika sedang gugup.


Bukan hanya faktor lingkungan, rasa cemas yang muncul juga bisa disebabkan karena kelelahan dan pikiran. Bahkan, rasa cemas yang berlebihan pada seseorang bisa menyebabakan sesak nafas. Dilansir dari healthy guide, Selasa (10/4), gejala-gejala kecemasan beragam dan unik untuk individu.


Beberapa gejala umum kecemasan meliputi sifat lekas marah, kegelisahan, kesulitan dalam tidur, gemetaran, sesak napas hingga sakit dada. Untuk mengurangi rasa cemas, ada tujuh langkah yang bisa dilakukan seseorang.


1. Menyadari kecemasan


Perlu diingat bahwa kecemasan hanyalah reaksi emosional dan harus bisa menerima. Penerimaan sangat penting karena berusaha menghilangkan kecemasan sering membuatnya lebih buruk. Namun, menerima kecemasan tidak berarti bahwa kita menyukainya atau kita mengundurkan diri dari kondisi yang menyedihkan.


2. Ambil Nafas dalam-dalam


Salah satu hal pertama yang harus dilakukan ketika menjadi cemas adalah mengambil napas dalam-dalam. Sebenarnya, ini adalah teknik mengurangi kecemasan yang luar biasa karena dapat membantu mengaktifkan respons relaksasi tubuh. Hanya perlu memperhatikan menghirup dan menghembuskan nafas.


Pertama, tarik nafas perlahan melalui hidung selama sekitar 8 detik. Pertahankan nafas selama 3-4 detik. Lalu, hembuskan perlahan melalui bibir mengerucut selama sekitar 8 detik. Ulangi latihan ini sekitar 15-20 kali.


3. Fokus dengan Keadaan saat ini


Ketika orang merasa cemas, mereka cenderung terobsesi dengan sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan. Dalam kasus ini, memperhatikan masa depan tidak baik. Sebelum berpikir tentang masa depan, ada baiknya fokus untuk memperbaiki diri. Dalam arti mengendalikan rasa cemas dan kalau ditemukan yang seirus perlu penanganan lebih lanjut.


4. Bicaralah dengan seseorang yang ramah


Pikiran dapat menjadi musuh terburuk ketika mengalami gejala kecemasan yang parah. Bicaralah dengan seseorang yang ramah dan amanah. Jangan malu ketika memberi tahu mereka tentang kecemasan yang Anda alami. Jika mengalami serangan panik, berbicara dengan seseorang yang membantu merasa lebih percaya diri.


5. Aktivitas Fisik


Semua aktivitas fisik memiliki efek menenangkan pada pikiran. Studi menemukan bahwa olahraga adalah metode yang efektif untuk mengobati kecemasan. Karena itu, jika mengalami serangan kecemasan, Anda harus terlibat dalam beberapa aktivitas fisik sekarang. Lakukan apa pun yang disukai, tetapi cobalah berolahraga minimal 30 menit setiap hari.


6. Dengarkan Musik yang Menenangkan

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore