
Rasa cemas yang berlebihan bisa menyebabkan sesak nafas.
JawaPos.com - Setiap orang pasti pernah mengalami momen gugup atau cemas dalam hidupnya. Entah itu ketika menghadapi relasi kerja, tempat kerja baru, pernikahan, bahkan saat menjadi orang tua. Biasanya, seseorang tanpa sadar melakukan hal di luar kesadaran ketika sedang gugup.
Bukan hanya faktor lingkungan, rasa cemas yang muncul juga bisa disebabkan karena kelelahan dan pikiran. Bahkan, rasa cemas yang berlebihan pada seseorang bisa menyebabakan sesak nafas. Dilansir dari healthy guide, Selasa (10/4), gejala-gejala kecemasan beragam dan unik untuk individu.
Beberapa gejala umum kecemasan meliputi sifat lekas marah, kegelisahan, kesulitan dalam tidur, gemetaran, sesak napas hingga sakit dada. Untuk mengurangi rasa cemas, ada tujuh langkah yang bisa dilakukan seseorang.
1. Menyadari kecemasan
Perlu diingat bahwa kecemasan hanyalah reaksi emosional dan harus bisa menerima. Penerimaan sangat penting karena berusaha menghilangkan kecemasan sering membuatnya lebih buruk. Namun, menerima kecemasan tidak berarti bahwa kita menyukainya atau kita mengundurkan diri dari kondisi yang menyedihkan.
2. Ambil Nafas dalam-dalam
Salah satu hal pertama yang harus dilakukan ketika menjadi cemas adalah mengambil napas dalam-dalam. Sebenarnya, ini adalah teknik mengurangi kecemasan yang luar biasa karena dapat membantu mengaktifkan respons relaksasi tubuh. Hanya perlu memperhatikan menghirup dan menghembuskan nafas.
Pertama, tarik nafas perlahan melalui hidung selama sekitar 8 detik. Pertahankan nafas selama 3-4 detik. Lalu, hembuskan perlahan melalui bibir mengerucut selama sekitar 8 detik. Ulangi latihan ini sekitar 15-20 kali.
3. Fokus dengan Keadaan saat ini
Ketika orang merasa cemas, mereka cenderung terobsesi dengan sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan. Dalam kasus ini, memperhatikan masa depan tidak baik. Sebelum berpikir tentang masa depan, ada baiknya fokus untuk memperbaiki diri. Dalam arti mengendalikan rasa cemas dan kalau ditemukan yang seirus perlu penanganan lebih lanjut.
4. Bicaralah dengan seseorang yang ramah
Pikiran dapat menjadi musuh terburuk ketika mengalami gejala kecemasan yang parah. Bicaralah dengan seseorang yang ramah dan amanah. Jangan malu ketika memberi tahu mereka tentang kecemasan yang Anda alami. Jika mengalami serangan panik, berbicara dengan seseorang yang membantu merasa lebih percaya diri.
5. Aktivitas Fisik
Semua aktivitas fisik memiliki efek menenangkan pada pikiran. Studi menemukan bahwa olahraga adalah metode yang efektif untuk mengobati kecemasan. Karena itu, jika mengalami serangan kecemasan, Anda harus terlibat dalam beberapa aktivitas fisik sekarang. Lakukan apa pun yang disukai, tetapi cobalah berolahraga minimal 30 menit setiap hari.
6. Dengarkan Musik yang Menenangkan

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
