
Ilustrasi seseorang sedang diperiksa dokter. (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah kamu merasakan sesak napas yang mengganggu? Atau mungkin batuk yang tak kunjung reda? Kondisi ini bisa saja membuatmu bingung, apakah itu gejala pneumonia atau bronkitis?
Mengenali gejala dari kedua penyakit ini adalah langkah awal untuk mencegah komplikasi kesehatan. Baik pneumonia maupun bronkitis memiliki tanda-tanda yang agak berbeda, meski keduanya menyerang saluran pernapasan.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah perbedaan gejala pneumonia dan bronkitis yang harus kamu pahami.
Gejala Bronkitis
- Batuk berdahak dengan warna kekuningan atau kehijauan
- Demam
- Sesak napas atau rasa tidak nyaman di dada
- Hidung tersumbat dan berair
- Sakit tenggorokan
- Lemas, letih, lesu
- Sakit kepala ringan
- Kelelahan
- Pilek
- Panas dingin
- Pegal-pegal
Gejala Pneumonia
- Batuk berdahak dengan warna kekuningan atau kehijauan
- Demam tinggi (mencapai 40,5°C) disertai menggigil
- Sesak napas
- Keringat dingin
- Dada terasa sakit, terutama saat menarik napas dalam atau batuk
- Mual dan muntah
- Bibir berwarna kebiruan akibat kekurangan oksigen
- Terjadi kebingungan, terutama pada pasien yang berusia tua
Penyebab Bronkitis dan Pneumonia
Bronkitis akut dan pneumonia disebabkan oleh infeksi. Namun, bronkitis kronis lebih dipicu oleh iritasi paru-paru. Ini penting untuk kamu ketahui agar bisa membedakan penyebabnya.
Bronkitis akut umumnya disebabkan oleh virus. Dalam kasus yang lebih jarang, kurang dari 10 persen, penyebabnya bisa bakteri. Saat virus atau bakteri masuk ke saluran bronkial, terjadilah iritasi. Pilek atau infeksi pernapasan lain kadang-kadang berkembang menjadi bronkitis.
Sebaliknya, bronkitis kronis muncul akibat paparan berulang terhadap zat-zat yang mengiritasi paru-paru. Misalnya, asap rokok, udara tercemar, atau debu. Jika kamu sering terpapar hal-hal ini, risiko mengembangkan bronkitis kronis bisa meningkat.
Pneumonia biasanya disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Menghirup bahan iritan juga bisa memicu pneumonia. Ketika kuman atau iritasi ini masuk ke alveoli paru-paru, pneumonia dapat berkembang.
Dengan memahami penyebab kedua kondisi ini, kamu bisa lebih waspada. Jika kamu memiliki faktor risiko, tindakan pencegahan yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan paru-paru kamu.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
