Ilustrasi pria yang mengamuk melalui telepon dengan meninggikan suara dan teriak menunjukkan bahwa pria belum dewasa secara emosional (pexels/ Moose Photos)
JawaPos.com – Perasaan lelah dan jenuh dengan rutinitas harian serta kurangnya dukungan dari keluarga, bisa membuat seseorang mudah terbawa emosi dan kehilangan semangat untuk menjalani rutinitas. Perlu disadari bahwa perasaan lelah dan jenuh dalam menjalani rutinitas sehari-hari adalah hal yang wajar, terutama dengan jadwal yang padat antara bekerja dan kuliah.
Kesibukan terus-menerus dapat mempengaruhi mood dan aktivitasmu sehari-hari. Oleh karena itu, tidak masalah jika kamu merasa perlu waktu sejenak untuk istirahat pada saat yang tepat.
Ingatlah bahwa tubuh bukanlah robot yang dapat aktif selama 24 jam, dia memiliki hak untuk menikmati waktu istirahat atau me time dalam menjalani hidup. Dikutip dari pijarpsikologi, Sabtu (20/4) ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengontrol emosi yang sedang naik turun.
Lakukan me time
Menikmati me time, seperti olahraga, membaca buku, mendengarkan musik, melakukan perawatan wajah, pijat refleksi, atau pergi liburan dengan teman-teman atau keluarga. Aktivitas semacam ini dikenal sebagai self-care, yang merupakan cara untuk menghargai hidup dengan merawat dan memanjakan diri sendiri.
Dengan memberi waktu untuk diri sendiri, seseoang akan menyadari bahwa hidup bukan hanya tentang bekerja dan belajar. Ada bagian lain dari diri yang juga perlu diperhatikan untuk menjaga keseimbangan.
Atur pola hidup
Untuk menjaga semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah membuat daftar hal-hal yang ingin kamu capai beserta alasannya.
Daftar tersebut bukanlah tekanan untuk mencapai target, namun bisa menjadi motivasi saat merasa kurang semangat atau sedang down. Selain itu, usahakan untuk tidur cukup di malam hari dan jangan lupa sarapan di pagi hari agar memiliki energi untuk menjalani aktivitas.
Bangunlah setiap pagi dengan energi positif dan perasaan bahagia, karena hal tersebut dapat memberikan kekuatan dan optimisme dalam menghadapi setiap tantangan serta meningkatkan semangat hidup.
Relaksasi pernafasan
Ketika merasa emosi tidak stabil, penting untuk menenangkan diri terlebih dahulu sebelum berinteraksi dengan orang lain. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan melakukan relaksasi pernapasan ringan.
Mulailah dengan menghirup napas dalam melalui hidung, kemudian tahan sebentar dan hembuskan perlahan melalui mulut. Lakukan ini beberapa kali hingga merasa lebih rileks. Selain itu juga bisa membayangkan hal-hal menyenangkan dalam hidup untuk menenangkan pikiran dan emosi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
