Ilustrasi seorang anak yang kesepian.
JawaPos.com – Kesepian adalah perasaan hampa, sendiri, dan tidak diinginkan yang dapat dialami oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Kesepian tidak selalu berarti tidak memiliki teman atau kontak sosial, tetapi lebih kepada kurangnya koneksi emosional dengan orang lain.
Kesepian bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti berpindah sekolah atau kerja, bekerja dari rumah, pindah ke kota baru, putus atau mengakhiri suatu hubungan, dan lain-lain.
Kesepian yang dialami sejak masa kecil bisa berdampak signifikan pada kesehatan mental dan fungsi kognitif seseorang saat dewasa.
Ketika jarang berinteraksi dengan orang lain, ia cenderung merasa kesulitan membangun hubungan sosial saat dewasa. Ini dapat memicu berbagai permasalahan mental seperti kecemasan, depresi, bahkan pikiran untuk bunuh diri.
Berikut adalah delapan ciri Anda kesepian saat kecil dan efeknya pada versi dewasa Anda, dilansir dari laman Your Tango, Senin (26/2).
1. Waktu tidur terganggu, insomnia, atau gangguan saat tidur lainnya
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sleep, kesepian dapat merusak kesempatan untuk mendapatkan istirahat cukup saat tidur di malam hari. Orang yang kesepian sering terbangun lebih sering selama tidur dan merasa tidak nyenyak. Hal ini dapat mengurangi kualitas tidur dan kesehatan secara umum.
2. Menghabiskan waktu lebih lama saat mandi atau berendam
Seorang ahli psikologis dan peneliti di Yale University, Connecticut, bernama John Bargh, PhD, mengatakan, “Semakin kesepian, seseorang akan semakin sering mandi dan berendam, menggunakan air yang lebih panas.”
Hal ini dikarenakan orang yang kesepian mencari kehangatan fisik sebagai pengganti kehangatan sosial. Mandi atau berendam dengan air hangat dapat memberikan rasa nyaman dan relaksasi, tetapi juga dapat menunjukkan ketidakpuasan dengan kehidupan sosial.
3. Sering menghakimi
Menjadi terlalu kritis atau secara konsisten menghakimi orang lain juga bisa menjadi ciri-ciri peningkatan aktivitas di area otak yang disebut anterior cingulate gyrus (ACG).
ACG terlibat dalam deteksi kesalahan dan ketika terlalu aktif, seseorang bisa terjebak pada pemikiran kritis atau negatif. Dengan mengkritik orang lain, akan memisahkan seseorang dari yang lainnya dan membuat seseorang merasa sendirian.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
