Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Mei 2018 | 17.00 WIB

Kenali Jenis Kelainan Refraksi pada Mata dan Cara Mengatasinya

Berbagai kebiasaan seperti membaca di tempat gelap, mengucek mata terlalu keras, polusi, bisa membuat mata iritasi dan rusak. - Image

Berbagai kebiasaan seperti membaca di tempat gelap, mengucek mata terlalu keras, polusi, bisa membuat mata iritasi dan rusak.

JawaPos.com - Kesehatan mata merupakan hal yang paling vital yang harus dipelihara. Berbagai kebiasaan seperti membaca di tempat gelap, mengucek mata terlalu keras, polusi, bisa membuat mata iritasi dan rusak.


Penyebab gangguan penglihatan terbanyak di seluruh dunia adalah refraksi yang tidak terkoreksi sebesar 42 persen. Lalu, diikuti oleh katarak 33 persen dan glaucoma 2 persen. Sedangkan sebesar 18 persen tidak dapat ditentukan dan 1 persen adalah gangguan penglihatan sejak masa kanak-kanak.


Dokter Spesialis Mata dr. Zoraya Ariefia Feranthy, SpM, menjelaskan ada macam-macam kelainan refraksi. Refraksi merupakan salah satu gangguan penglihatan yang berhubungan dengan pembiasan cahaya. Kondisi saat pembiasan yang tidak dapat difokuskan pada retina meskipun media pembiasannya jernih.


Gangguan rafraksi di antaranya, Myopia, bayangan dari benda yang terletak jauh berfokus di depan retina pada mata yang tidak berakomodasi. Hipermetropi atau Hiperopia atau rabun dekat adalah kelainan refraksi mata di mana bayangan dari sinar yang masuk ke mata jatuh di belakang retina. Serta Astigmatisme adalah gangguan penglihatan yang diakibatkan kelainan pada kelengkungan lensa atau kornea yang berakibat pandangan terdistorsi atau kabur.


Adapun pilihan terapi untuk kelainan refraksi, yaitu kacamata, kontak lensa dan bedah refraktif. Termasuk di dalamnya Laser Assisted In Situ Keratomileusis (Lasik), Trans-PRK, dan Clear lens extraction. Bagaimana prosesnya?


1. Lasik


Adalah laser assisted keratomileusis yang menggabungkan metode pembuatan flap (lapisan tipis) pada kornea dan laser untuk mengubah kelengkungan kornea, sehingga kelainan refraksi dapat terkoreksi.


2. Trans-PRK


Adalah suatu inovasi metode mutakhir dalam bedah laser dimana tidak ada sentuhan ke kornea oleh alat apapun selain laser. PRK atau photorefractive keratectomy adalah metode dengan cara menyingkirkan sel epithelium atau lapisan bening yang berada di permukaan mata dan memperbaiki jaringan kornea dengan laser.


3. Clear lens extraction atau CLE


Adalah metode pengeluaran lensa crystalline yang masih jernih.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore