Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 April 2017 | 13.18 WIB

Paciran Ketambahan 210 Jamban Sehat

MENUJU BEBAS BUANG AIR SEMBARANGAN: Dari kiri, Head of JAPFA Foundation Andi Prasetyo, Dirut PT Jakamitra Imam Utomo, dan Bupati Lamongan Fadeli saat meresmikan secara simbolis 210 jamban sehat Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Lamongan. - Image

MENUJU BEBAS BUANG AIR SEMBARANGAN: Dari kiri, Head of JAPFA Foundation Andi Prasetyo, Dirut PT Jakamitra Imam Utomo, dan Bupati Lamongan Fadeli saat meresmikan secara simbolis 210 jamban sehat Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Lamongan.


JawaPos.com – Tinggal sedikit lagi Kabupaten Lamongan bisa merealisasikan target Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tahun 2017. Ini setelah Bupati Lamongan Fadeli pada Kamis (6/4) meresmikan pembangunan 210 jamban sehat di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Lamongan.


Saat peresmian secara simbolis tampak Head of JAPFA Foundation Andi Prasetyo, Camat Paciran Fadheli Purwanto, 15 Kepala Desa dari Kecamatan Paciran, kader pendamping desa, kader kesehatan, kader PKK desa, tokoh desa, para ulama, dan tokoh masyarakat.


Pembangunan 210 jamban sehat dimulai akhir 2016 lalu dan tersebar di 15 desa. Dengan selesainya pembangunan jamban sehat tersebut, masyarakat Paciran siap menggunakan jamban sehat.


Di sela peresmian, bupati mengatakan, masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan terkait usai peresmian jamban sehat. Yakni, mengubah mindset masyarakat yang selama ini tidak memiliki fasilitas jamban dirumahnya. Rata-rata penerima program ODF ini masih merasa sayang kalau jambannya sering-sering digunakan.


Dengan selesainya pembangunan 210 jamban sehat oleh JAPFA Foundation, Fadeli optimistis, Kabupaten Lamongan bisa merealisasikan target Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tahun 2017.


''Perangkat daerah semakin giat memberikan sosialisasi tidak hanya terkait penggunaan jamban, namun juga mengajari masyarakat bagaimana melaksanakan pola hidup sehat,'' katanya.


Sementara itu, Head of JAPFA Foundation Andi Prasetyo mengatakan bahwa pembangunan jamban sehat merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat peduli terhadap kesehatan lingkungan dengan BAB secara higienis. Selama ini, hal itu di Kabupaten Lamongan minim. Baru 60 persen desa yang memiliki jamban sehat.


Hasil survei menunjukkan, kebutuhan jamban sehat di 15 desa Kecamatan Paciran sebanyak 162 unit. Jumlah tersebut sesuai dengan data KK dari BPS Kabupaten Lamongan.


''Kami (JAPFA Foundation) dan PT. Jakamitra Indonesia menambah 48 unit jamban sesuai dengan hasil survei fisik yang dilakukan oleh tim kami di lapangan. Sehingga total pembangunan jamban sehat di Kabupaten Lamongan adalah 210 unit jamban di 15 desa. Ke 15 desa yang dipilih merupakan hasil kesepakatan antara JAPFA Foundation, PT Jakamitra Indonesia dan Bupati Lamongan per tanggal 22 September 2016,'' ujarnya.


Pembangunan jamban sehat, lanjut Andi, adalah landasan penting rangkaian pola hidup sehat, baik secara jasmani, rohani dan mindset. Hal ini sesuai dengan pilar kesehatan dari program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan JAPFA Foundation. Program pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Paciran ini dilaksanakan di Desa Kemantren, Desa Sidokelar dan Desa Tlogosadang.


''Kami juga menyusun Buku Panduan Hidup Sehat dan gizi Seimbang, Kegiatan Diskusi Kelompok di 3 desa dan penyuluhan pentingnya jamban sehat yang bersinergi dengan program Kabupaten Lamongan atas dukungan JAPFA Foundation dan PT Jakamitra Indonesia,'' paparnya. (dio/sep)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore