
Ilustrasi
JawaPos.com - Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau lebih dikenal dengan istilah saraf kejepit banyak diderita masyarakat usia 40-60 tahun. Rasa sakit yang luar biasa itu membuat aktivitas terganggu bahkan bisa berakhir di kursi roda atau di tempat tidur saja jika tak ditangani.
Jika seseorang mengalami saraf kejepit, gejala pertama yang muncul adalah rasa tidak nyaman seperti nyeri di daerah bokong, paha, dan betis. Sementara jika herniasi diskus terjadi pada ruas tulang cervical, gejala yang muncul berupa nyeri pada daerah lengan dan bahu.
“Rasa sakit ini bisa muncul saat bersin, batuk atau ketika menggerakan tubuh dari satu posisi ke posisi lainnya,” kata pakar nyeri Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Onta Merah, dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan, Selasa (12/9).
Kesemutan dan mati rasa (baal) pada area tertentu tubuh yang terjadi berulang kali juga bisa menjadi tanda awal penyakit ini. Dapat juga ditandai dengan melemahnya kekuatan otot.
Parahnya bisa menyebabkan kelumpuhan permanen pada kedua kaki, atau kesulitan buang air besar dan kecil. Bisa juga menyebabkan ganguan neurologi lainnya jika tidak segera dilakukan pengobatan.
"Menekan saraf terjepit karena bantalan tulang yang diserang," katanya.
Gejala Saraf Kejepit :
1. Salah satu betis mengalami nyeri
2. Terasa seperti tertusuk jarum di area pinggang sampai kaki.
3. Kaki seolah terasa berat sampai susah berjalan.
4. Nyeri lokal di sumber jepitan
5. Mati rasa atau baal
6. Ada rasa terbakar di sumber nyeri.
7. Tak kuat berdiri lama.
8. Tak bisa menahan buang air kecil atau buang air besar.
Penyebab Saraf Kejepit
1. Usia atau Penuaan
Penyakit yang muncul akibat usia. Suatu saat semua orang bisa berpotensi kena penyakit saraf kejepit rata-rata di usia 41-60 tahun.
2. Penggunaan Otot
Penggunaan otot punggung tak ekonomis. Sering angkat beban terlalu berat sedangkan jarang olahraga. Beda dengan petani yang selalu rutin bekerja berat dengan mengandalkan otot.
3. Alas Tidur dan Duduk
Alas tidur yang bukan datar atau melengkung seringkali menyebabkan nyeri pinggang saat bangun tidur. Begitu pula duduk terlalu lama atau alas duduk yang tidak tepar.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
