
Jajaran manajemen PT Dirgantara Indonesia sata menerim kunjungan Tim Wantannas RI di Bandung.
JawaPos.com - Pengadaan 42 unit pesawat tempur Dassault Rafale dari Perancis turut membawa untung bagi PT. Dirgantara Indonesia (PTDI).
Mereka menjadi perusahaan industri pertahanan (inhan) dalam negeri yang mendapat kesempatan untuk ikut terlibat dalam produksi bagian tertentu dari jet tempur generasi 4.5 tersebut. Informasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan.
Kepada awak media pada Jumat (27/9), Gita menyampaikan bahwa offset dari pengadaan puluhan pesawat tempur Dassault Rafale sudah mulai terasa oleh PTDI.
”Sudah ya, offset dalam pembelian Rafale kan sudah jalan. Seperti misalnya di luar itu kita juga punya production work package. Beberapa bagian daripada pesawat Rafale-nya akan diproduksi secara lokal di Indonesia,” terang Gita saat ditanyai mengenai offset pengadaan Rafale.
Menurut Gita, kesempatan itu sangat baik karena PTDI turut disertifikasi oleh Dassault dan berpotensi menjadi bagian dari global supply chain mereka. ”Di luar itu, maintenance-nya tentu kita, karena kita harus bisa mengambil kemampuan MRO-nya (Maintenance, Repair, Operation),” terang dia.
Bahkan, dia juga ingin PTDI bisa belajar mengenai beberapa teknologi kunci dari pengadaan puluhan pesawat tempur tersebut.
Sebagai purnawirawan perwira tinggi TNI AU, Gita mengungkapkan bahwa teknologi kunci itu penting sebagai komplementer saat Indonesia membangun pesawat tempur sendiri.
”Ekosistem itu kan artinya kita melakukan komplementari kemampuan. Karena setiap unsur di dalam ekosistem itu kan akan fokus kepada kompetensi masing-masing,” terang dia. Pesawat, lanjutnya, bukan hanya soal platform.
Gita menambahkan, pentingnya offset dalam pengadaan pesawat tempur Dassault Rafale adalah kesempatan PTDI untuk belajar mengenai teknologi terkini pembuatan pesawat tempur.
”Justru di situ pentingnya kita offset, program offset ini kita implementasikan dan kita maksimalkan,” terang dia. Selain pengadan skala besar jet tempur Rafale, Indonesia juga tengah bekerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) dalam membuat pesawat tempur KFX-IFX atau KF-21 Boramae.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
