
Ilustrasi aksi penyelamatan sandera oleh pasukan Kopaska
JawaPos.com - Kehebatan pasukan elite TNI memang banyak mengundang perhatian dunia. Salah satu pasukan elite TNI yang paling ditakuti negara lain adalah Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL. Salah satu kehebatan dan keberanian Kopaska diungkap dalam buku: Spesialis Pertempuran Laut Khusus Kopaska.
Seperti yang tertulis di halaman 188 dalam artikel berjudul: Ismail vs Kapal Malaysia. Dikisahkan bahwa sejak adanya krisis antara Indonesia dan Malaysia di Ambalat pada 2005 lalu, TNI AL selalu menyiagakan pasukan di kawasan itu.
Salah satunya menempatkan satu tim pasukan Kopaska yang berasal dari Satkopaska Armatim. Pasukan ini pun menjadikan mercusuar Karang Unarang sebagai pucuk pemantauan perbatasan.
Penempatan ini bukan dilakukan dengan sembarang. Apalagi pasukan itu bisa disebut yang terbaik di TNI AL. Tujuan utama selain menjaga keutuhan NKRI juga melindungi pekerja dan pembangunan yang ada di sekitaran lokasi.
Apalagi Malaysia sempat berbuat "nakal" beberapa waktu lalu dengan berusaha menggagalkan pembangunan mercusuar itu. Dengan cara melakukan manuver kapal-kapal sehingga menimbulkan efek ombak dan menyulitkan pekerjaan.
Parahnya, Tentara Laut Diraja Malaysia pernah berlabuh dan melakukan aksi kekerasan terhadap Warga Negara Indonesia. Meski telah dilakukan penempatan pasukan elite dari TNI AL, negara Malaysia yang masih serumpun dengan Indonesia tak pernah jera untuk mengusik NKRI.
Tepatnya pada tanggal 1 April 2005 sekira pukul 06.00 WITA, kapal Malaysia kembali berulah. Sekira 500 yard dari penempatan pasukan Kopaska, dua kapal Malaysia terdeteksi membuang jangkar.
Mengetahui hal itu, Kopaska langsung bergerak cepat dengan melakukan upaya pengusiran. Sebuah kapal patroli dari TNI AL, KRI Tedong Naga (819). Namun upaya aparat ini tetap saja diacuhkan oleh pasukan Malaysia.
Hal ini terus diamati oleh pasukan Kopaska yang ada di pontoon Lius Indah dan tug-boat DC-2. Kemudian terdengar panggilan radio dari Komandan KRI Tedong Naga yang meminta bantuan untuk mengusir kapal Malaysia.
Permintaan itu dengan sigap dijawab Serka Ismail yang kebetulan saat itu berada di anjungan tug-boat. Sebelum meluncur ke kapal Malaysia, dia meminta izin ke komandan tim Kopaska yakni Lettu Laut (E) Berry.
"Saya siap meluncur ke kapal Malaysia. Mohon dukungan perahu karet dan dua anggota," ucap Ismail tegas.
Permintaan itu langsung dikabulkan Berry. Tapi Berry juga berpesan agar Ismail tak perlu membawa senjata dalam menjalankan tugasnya.
Usai mendapat pesan itu, Ismail langsung bergegas ke kapal Malaysia dengan perahu karet bermotor dan ditemani personel Kopaska lain, Serda Muhadi dan Kelasi Satu Yuli Sungkono.
Aksi Ismail dan dua rekannya sangat heroik. Saat mendekati kapal Malaysia, Ismail mengambil kemudi perahu dan bermanuver zig-zag dengan kecepatan tinggi. Hal ini tentunya untuk mengelabui para ABK Malaysia.
Ismail bermaksud untuk naik ke geladak kapal Malaysia. Lantas dia mengarahkan kapal karetnya ke sisi yang tidak terlihat pihak Malaysia. Lalu berenang senyap ke kapal.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
