Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 November 2023 | 14.15 WIB

Tentang Menulis Liyan

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

(Anda kira, ketika Kipling menulis ”The White Man’s Burden” untuk mendukung penjajahan Amerika atas Filipina, itu tidak didasari niat mulia?)

Bersikap adil terhadap liyan adalah hal yang sangat berat karena bersikap adil terhadap diri/kelompok sendiri juga bukan hal yang ringan. Itulah kenapa ada penulis-penulis yang memakai mata asing untuk melihat diri atau kelompoknya sendiri, entah karena kedangkalannya atau keteledorannya, atau karena dengan sadar ingin mengambil keuntungan dari itu.

Di lakon-lakon ludruk, banyak demang atau pendekar yang mau berkomplot dengan kompeni untuk mendapatkan kemuliaan dan kedudukan. Di dunia nyata, tak kurang penulis-penulis kulit berwarna menulis buruk tentang dirinya atau kelompoknya atau bangsanya untuk mendapat pujian patron-patron kulit putihnya. (*)

*Dikembangkan dari materi diskusi ”Menulis ’Yang Lain’: Fiksi di Antara Kebebasan Kreatif dan Apropriasi Budaya” di Flores Writers Festival 2023 di Maumere, 8 November 2023.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore