Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Juli 2023 | 14.40 WIB

Refleksi Keroncong Indonesia Masa Kini

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

Saat ini adalah momen yang (paling) pas untuk makin memecut produktivitas karya-karya baru keroncong, mempromosikannya, memikirkan daya saingnya (competitiveness), memikirkan strategi pemasaran dan kebudayaannya, warisan pengetahuannya. Skena keroncong saat ini masih belum surplus musisi, padahal sedang banyak demand untuk dunia hiburan. Regenerasi tentu masih sangat penting. Kuratorial atas event atau festival keroncong juga masih bisa dipertajam. Belum banyak pula filantropis, promotor, sponsor yang royal, padahal keroncong ini sebenarnya genre potensial.

Catatan kritis pemungkas: Kita tak perlu lagi terbelenggu dengan pergunjingan klasik/modern, asli/tidak asli, pakem/tidak pakem, band/bukan band, dan beban sentimental-emosional antarpersonal atau kelompok karena semua itu justru akan menghancurkan masa depan keroncong. Terakhir banget: Mari berkarya dan berdebat ide kreatif saja! (*)

---

ERIE SETIAWAN, Musikolog, ketua Tim Penyusun Ensiklopedia Musik Keroncong (2022)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore