Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 18.05 WIB

Batal Merdeka

Ilustrasi

Sekarang kamu tinggal di suatu wilayah yang belum merdeka. Lalu kamu dan teman-temanmu hendak membuat teks proklamasi kemerdekaan. Tapi, tidak satu pun di antara kalian yang tahu cara menulis. Lalu temanmu menyarankan menggunakan AI untuk membikin teks proklamasi.

---

BENAR juga. AI kan sudah bisa menulis sebaik manusia,” kata temanmu.

”Sebentar lagi AI akan menggantikan pekerjaan manusia,” tambah temanmu yang lain.

”AI tidak bisa menggantikan manusia, tapi manusia yang menggunakan AI akan menggantikan manusia yang tidak menggunakan AI,” ucap temanmu yang lain membenarkan.

Lalu kalian sepakat meminta bantuan AI menulis teks proklamasi. Kalian menyerahkan sepenuhnya kepercayaan kalian pada makhluk ini. Kalian pernah mendengar banyak (maha)siswa malas yang terselamatkan oleh kehadiran makhluk ini. Kalian juga pernah dengar ada akademisi yang menuliskan nama salah satu makhluk ini sebagai penulis kedua di jurnal ilmiah. Lalu di suatu negeri yang tidak begitu jauh dari negeri kalian, kalian mendengar seorang penulis senior membuka kelas menulis cerpen dengan memanfaatkan makhluk ini. Masih dari negeri yang sama, kalian mendengar seorang filsuf mengajarkan makhluk ini membikin puisi. Kalian pun yakin makhluk ini pasti berhasil menulis teks proklamasi.

Tapi, kamu sedikit ragu.

Kamu merasa perlu mencoba kemampuan makhluk ini terlebih dahulu. Ini soal masa depan bangsamu. Karenanya kamu perlu berhati-hati. Kamu merasa perlu menguji kemampuan makhluk ini. Kamu pun memintanya membuat teks proklamasi untuk sebuah negeri imajiner. Kamu senang sekali ketika melihat kata demi kata mengalir di layar komputer milikmu. Ada 313 kata. Jika dibandingkan dengan teks proklamasi dari negeri si filsuf dan penulis senior tadi, yang hanya 35 kata, apa yang ditulis makhluk ini tentu jauh lebih banyak. Tampak betul upaya dan semangat makhluk ini membantu negara imajinermu untuk merdeka. Namun, begitu kamu membaca pembuka tulisannya, kamu memaki: goblok!

Deklarasi Kemerdekaan Negara Imajiner ”Aidara”.

Imajiner!

Imajiner!

Imajiner!

Mungkin prompt-nya harus diperbaiki, pikirmu. Orang-orang pintar dari negeri seberang bilang, kuncinya ada di prompt. Jika prompt-nya jelas dan tepat, ia bisa melakukan apa saja. Kamu pun memintanya menghilangkan kata imajiner dan menambahkan deskripsi perihal negeri imajinermu yang mirip dengan negerimu.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore