
Calon jemaah haji Indonesia saat datang di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah. (MCH 2025)
JawaPos.com - Sesuai keputusan otoritas Arab Saudi, bandara internasional King Abdulaziz Jeddah sudah tidak melayani penerbangan haji mulai Sabtu (31/5) pukul 24.00 waktu setempat atau Minggu (1/6) dini hari.
Dengan demikian, harapan bagi calon jamaah haji dengan visa furoda asal Indonesia sudah dipastikan pupus.
Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj mengatakan, secara kalkulasi, peluang untuk mendapatkan visa haji furoda sudah tertutup. "Karena layanan haji furoda itu tidak hanya menyangkut soal penerbangan saja," katanya kemarin (31/5).
Mustolih mengatakan, layanan haji furoda, layaknya haji lainnya, butuh persiapan banyak. Khususnya terkait sewa hotel dan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Belum lagi soal kebutuhan layanan katering. Dia mengatakan masyarakat Indonesia sudah tidak perlu berharap lagi mengenai visa haji furoda di tahun ini.
Mustolih juga mengatakan sejatinya proses pengajuan visa haji ditutup pada 26 Mei lalu. Meskipun tidak dijelaskan visa apa yang ditutup, Mustolih mengatakan penutupan itu berlaku untuk seluruh pengajuan beragam jenis visa haji. "Jadi kalau misalnya kita sudah hari ini tanggal 31 Mei, sebetulnya sudah tidak memungkinkan lagi," katanya.
Untuk itu Mustolih mengatakan sebaiknya para travel haji yang sempat mempromosikan haji furoda, bersikap jujur kepada jamaahnya. Jangan sampai ada oknum travel yang justru sulit dihubungi jamaah haji furoda-nya.
Menurut dia sikap travel yang berupaya menghindar terkait masalah haji furoda, justru menimbulkan masalah baru. Yaitu kekecewaan yang semakin dalam dari jamaahnya.
"Saya kira butuh kejujuran dari travel haji dalam kondisi seperti sekarang ini," paparnya. Mustolih mengatakan mereka mengusulkan tiga skema penyelesaian masalah haji furoda. Pertama adalah pengembalian dana, meskipun baginya pasti akan berat dilakukan.
Penyelesaian yang kedua adalah penjadwalan ulang. Skema ini juga belum bisa dipastikan 100 persen mulus. Karena tidak ada jaminan tahun depan visa haji furoda akan kembali keluar.
Skema ketiga adalah mengalihkan haji furoda ke haji khusus. Tapi, saat ini haji khusus antreannya sudah tujuh tahunan secara nasional.
Sementara itu Komite III DPD RI memantau langsung pelayanan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan atas implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh.
Wakil Ketua I Komite III DPD RI Dailami Firdaus menemukan sejumlah persoalan serius yang dialami oleh jemaah. Khususnya terkait peran dan kinerja syarikah atau perusahaan penyedia layanan di Arab Saudi yang menjadi mitra penyelenggaraan haji.
“Kami mencatat beberapa persoalan lapangan yang langsung dirasakan oleh jamaah dan perlu ditindaklanjuti segera. Ini menyangkut prinsip pelayanan yang adil, layak, dan manusiawi,” ungkap Dailami.
Ada beberapa permasalahan utama yang ditemukan. Pertama, terpisahnya akomodasi antara sejumlah pasangan dan pendamping lansia.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
