Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 03.30 WIB

Jelang Kedatangan Jemaah Haji Indonesia dari Madinah, Petugas Siapkan 205 Hotel dan Layanan di Makkah

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin. (Kemenag) - Image

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin. (Kemenag)

JawaPos.com – Menjelang kedatangan jemaah haji gelombang pertama dari Madinah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mulai mempersiapkan seluruh fasilitas dan layanan di Makkah. Sebanyak 205 hotel telah disiapkan untuk menampung jemaah yang tersebar di wilayah Syisyah, Misfalah, Jarwal, dan Raudhah.

Seluruh akomodasi tersebut berada dalam radius maksimal 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. “Seluruh hotel telah melalui proses verifikasi menyeluruh, baik dari segi fasilitas, kebersihan, maupun kenyamanan,” kata Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin, dalam konferensi pers operasional haji hari ke-8 di Makkah, Kamis (8/5/2025).

Fauzin menyebut, layanan konsumsi juga telah disiapkan, dengan setiap jemaah akan menerima tiga kali makan per hari, total 84 kali makan selama masa tinggal di Makkah. Selain itu, bus shalawat akan beroperasi 24 jam guna mendukung mobilitas jemaah dari hotel ke Masjidil Haram.

“Transportasi ini sangat vital, terutama bagi jemaah lansia dan berkebutuhan khusus,” tambahnya.

Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah juga mulai berlangsung. Kloter-kloter awal mulai bergerak setelah menyelesaikan ibadah Arbain di Masjid Nabawi. Perjalanan darat ke Makkah diperkirakan memakan waktu 6–7 jam.

Fauzin mengimbau jemaah agar sudah mengenakan ihram dan mandi dari hotel di Madinah, untuk menghemat waktu saat miqat di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali). “Waktu di Bir Ali sangat terbatas, hanya sekitar 30 menit. Jemaah disarankan juga sudah berwudlu dari hotel,” jelasnya.

Bagi jemaah yang lanjut usia atau sakit, diperbolehkan berniat ihram dari dalam bus, tanpa perlu turun dan melaksanakan salat sunah di masjid.

Setibanya di Makkah, jemaah akan langsung melaksanakan umrah wajib sebagai bagian dari haji Tamattu’. Petugas akan mendampingi dengan memberikan bimbingan manasik dan menjaga kondisi kesehatan jemaah.

Kemenag juga mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan, tidak keluar tanpa alas kaki, dan menyimpan dokumen pribadi dengan aman. “Suhu Makkah cukup tinggi, jaga diri dan kurangi aktivitas di luar ibadah,” tegas Fauzin.

Ia juga memperingatkan jemaah agar tidak tergiur ajakan berhaji secara non-prosedural. Selain tidak mendapat layanan resmi, hal itu juga berisiko terkena sanksi dari pemerintah Arab Saudi.

Hingga Kamis pagi, 112 kloter dengan total 44.601 jemaah telah tiba di Tanah Suci. Hari ini dijadwalkan 19 kloter tambahan dengan 7.501 jemaah diberangkatkan dari Tanah Air.

“Seluruh proses berjalan lancar dan tertib. Ini berkat kerja sama antara petugas, pemerintah, dan tentu saja kedisiplinan jemaah itu sendiri,” pungkas Fauzin.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore