Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 02.46 WIB

Heatstroke alias Serangan Panas Ancam Jamaah Haji, Waspadai Gejala dan Pahami Cara Menanganinya

Jemaah sedang memadati ka - Image

Jemaah sedang memadati ka

JawaPos.com - Cuaca panas ekstrem yang melanda tanah suci perlu diwaspadai oleh para jamaah calon haji (JCH) 1446 Hijriah/ 2025 Masehi. Terlebih terhadap risiko dehidrasi dan heatstroke yang mengintai.

Heatstroke atau serangan panas adalah kondisi saat tubuh gagal mengontrol suhu akibat cuaca ekstrem. Gejala umumnya, suhu tubuh meningkat drastis secara mendadak hingga lebih dari 39,5° celcius.

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya Ira Purnamasari menyebut, salah satu penyebab heatstroke pada jamaah haji adalah suhu yang panas dan paparan sinar matahari yang terik. Ditambah aktivitas haji yang berat.

"Sedangkan tubuh jamaah dalam kondisi kekurangan cairan (dehidrasi), disertai adanya kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung, obesitas, atau tubuh sudah dalam kondisi demam," tutur Ira di Surabaya, Selasa (6/5).

Selain suhu tubuh yang meningkat, tanda-tanda seseorang mengalami heatstroke, di antaranya kulit memerah, panas, dan kering. Tubuh tidak mampu mengeluarkan keringat, sakit kepala, mual dan muntah.

"Kemudian nadi bergerak lebih cepat dan kuat, pernapasan lebih cepat dan pendek, hingga gejala terjadi penurunan kesadaran," imbuhnya.

Oleh karena itu, penting bagi jamaah haji menjaga suhu tubuh. Sebab jika geja-gejala tersebut dibiarkan, maka dapat memicu kerusakan organ vital yang berujung pada kejang hingga kematian.

Berikut langkah-langkah yang dibagikan oleh Ira untuk menangani seseorang yang mengalami gejala heatstroke:

1. Pindahkan ke tempat sejuk

Segera bawa penderita ke tempat yang teduh, lebih dingin, atau ke dalam ruangan yang memiliki pendingin udara (AC) untuk membantu menurunkan suhu tubuh.

2. Longgarkan pakaian

Kendurkan seluruh pakaian yang dikenakan oleh penderita agar aliran udara lebih lancar dan tubuh dapat menerima oksigen dengan optimal.

3. Kompres dengan air dingin

Gunakan handuk atau kain yang telah dibasahi dengan air untuk mengompres bagian tubuh tertentu seperti kepala, leher, ketiak, dan selangkangan.

4. Berikan air minum jika masih sadar

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore