
Jemaah sedang memadati ka
JawaPos.com - Cuaca panas ekstrem yang melanda tanah suci perlu diwaspadai oleh para jamaah calon haji (JCH) 1446 Hijriah/ 2025 Masehi. Terlebih terhadap risiko dehidrasi dan heatstroke yang mengintai.
Heatstroke atau serangan panas adalah kondisi saat tubuh gagal mengontrol suhu akibat cuaca ekstrem. Gejala umumnya, suhu tubuh meningkat drastis secara mendadak hingga lebih dari 39,5° celcius.
Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya Ira Purnamasari menyebut, salah satu penyebab heatstroke pada jamaah haji adalah suhu yang panas dan paparan sinar matahari yang terik. Ditambah aktivitas haji yang berat.
"Sedangkan tubuh jamaah dalam kondisi kekurangan cairan (dehidrasi), disertai adanya kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung, obesitas, atau tubuh sudah dalam kondisi demam," tutur Ira di Surabaya, Selasa (6/5).
Selain suhu tubuh yang meningkat, tanda-tanda seseorang mengalami heatstroke, di antaranya kulit memerah, panas, dan kering. Tubuh tidak mampu mengeluarkan keringat, sakit kepala, mual dan muntah.
"Kemudian nadi bergerak lebih cepat dan kuat, pernapasan lebih cepat dan pendek, hingga gejala terjadi penurunan kesadaran," imbuhnya.
Oleh karena itu, penting bagi jamaah haji menjaga suhu tubuh. Sebab jika geja-gejala tersebut dibiarkan, maka dapat memicu kerusakan organ vital yang berujung pada kejang hingga kematian.
Berikut langkah-langkah yang dibagikan oleh Ira untuk menangani seseorang yang mengalami gejala heatstroke:
1. Pindahkan ke tempat sejuk
Segera bawa penderita ke tempat yang teduh, lebih dingin, atau ke dalam ruangan yang memiliki pendingin udara (AC) untuk membantu menurunkan suhu tubuh.
2. Longgarkan pakaian
Kendurkan seluruh pakaian yang dikenakan oleh penderita agar aliran udara lebih lancar dan tubuh dapat menerima oksigen dengan optimal.
3. Kompres dengan air dingin
Gunakan handuk atau kain yang telah dibasahi dengan air untuk mengompres bagian tubuh tertentu seperti kepala, leher, ketiak, dan selangkangan.
4. Berikan air minum jika masih sadar

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
