
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj Liliek Marhaendro Susilo di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (13/1) malam. (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com – Kementerian Haji dan Umrah mengingatkan calon jamaah haji (CJH) yang akan berangkat tahun ini untuk tidak mengadakan Selamatan atau walimatussafar dekat dengan tanggal keberangkatan.
Kepala Pusat kesehatan Haji Kemenhaj Liliek Marhaendro Susilo mengatakan, pada dasarnya pihaknya tidak bisa melarang CJH mengadakan walimatus safar atau selamatan jelang berangkat haji. Namun, yang perlku diperhatikan adalah waktu pelaksanaannya.
“Yang kami minta adalah tolong Walimatus Safar itu dilakukan maksimal satu minggu sebelum keberangkatan, maksimal. Jangan lebih dari itu,” terangnya di sela Pendidikan dan Latihan calon Petugas Haji atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (13/1) malam.
Tujuannya, agar seminggu sebelum berangkat, jamaah benar-benar memanfaatkan waktunya untuk istirahat. Atau melengkapi packing yang belum usai.
Bila memaksakan untuk mengadakan walimatus safar mepet tanggal berangkat, CJH berpotensi mengalami kelelahan bahkan sebelum menjalani rangkaian aktivitas ibadah haji.
akibatnya jelas, ibadah di tanah suci tidak akan bisa maksimal, hanya gara-gara aktivitas melelahkan jelang keberangkatan.
Para tetangga juga diingatkan agar ikut menjaga CJH dengan tidak bertamu sepekan jelang keberangkatan. “Meskipun Walimatus Safar itu sudah selesai, masih ada yang suka silaturahmi,” lanjutnya.
Dia merujuk pada kasus sebelumnya, di mana ada CJH yang meninggal di pesawat dalam perjalanan ke Madinah. Setelah ditelusuri secara medis, ternyata CJH tersebut kelelahan.
“7 hari dia open house menerima tamu untuk Walimatus Safar. Sampai di pesawat dia kelelahan, dia mau ke toilet, enggak bisa, enggak sempat nunggu, akhirnya pingsan dan tidak tertolong,” ucapnya.
Liliek tidak ingin berita duka serupa terjadi dalam pelaksanaan haji tahun ini, hanya gara-gara jamaah kelelahan.
“Jadi kami mohon ya, Walimatus Safar ini kalau bisa kan diadakan sesederhana mungkinlah. Karena ini sebenarnya bukan sunnah, tapi hanya acara tradisi kan,” imbuhnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
