Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Mei 2024 | 20.33 WIB

41 Ribu Jamaah Sudah Tiba di Madinah, 73 Dirawat, Rata-Rata dengan Keluhan Diabetes, demensia, dan Hipertensi

SABAR: Rombongan jemaah haji dari kloter 3 embarkasi Kertajati tengah menunggu giliran untuk melaksanakan ziara ke Raudhah Sabtu (18/5) sore Waktu Arab Saudi. - Image

SABAR: Rombongan jemaah haji dari kloter 3 embarkasi Kertajati tengah menunggu giliran untuk melaksanakan ziara ke Raudhah Sabtu (18/5) sore Waktu Arab Saudi.

JawaPos.com - Operasional pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) Indonesia memasuki hari ketujuh kemarin. Sudah 41 ribu lebih jemaah haji tiba di Madinah. Sementara itu, jemaah yang wafat di Madinah hingga kemarin sebanyak empat orang.

Hingga kemarin sudah 7.773 jemaah yang terbang ke Madinah. Mereka terbagi dalam 20 kelompok terbang (kloter) dengan sebaran embarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah, embarkasi Solo (SOC) 1.440 jemaah, embarkasi Banjarmasin (BDJ) 320 jemaah, embarkasi Padang (PDG) 393 jemaah, embarkasi Surabaya (SUB) 1.486 jemaah, dan embarkasi Makassar (UPG) 450 jemaah.

Lalu embarkasi Medan (KNO) 360 jemaah, embarkasi Batam (BTH) 350 jemaah, embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 440 jemaah, embarkasi Kertajati (KJT) 440 jemaah, embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 1.320 jemaah, dan embarkasi Palembang (PLM) 450 jemaah.

Pada bagian lain, CJH di Madinah bakal diberangkatkan ke Makkah lusa (21/5). Kemarin Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Madinah menggelar rapat persiapan. ”Persiapan sudah dilakukan. Jemaah akan diberangkatkan secara bertahap," kata Kepala PPIH Arab Saudi Daker Madinah Ali Machzumi. Berdasar tahapan yang disiapkan, pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Makkah ke Madinah digelar hingga 1 Juni mendatang.

Sedangkan keberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang pertama (yakni yang mendarat di Madinah) akan berakhir pada Kamis (23/5). Sehari setelahnya dimulai pemberangkatan jemaah Indonesia gelombang kedua menuju Jeddah untuk kemudian ke Makkah.

73 Jemaah Dirawat

Hingga kemarin sebanyak 73 jemaah haji menjalani perawatan medis di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah. Dari jumlah itu, 55 orang di antaranya dirawat di ruang rawat inap dan instalasi gawat darurat. Sedangkan lainnya menjalani perawatan di poliklinik.

Kepala KKHI Arab Saudi dr Karmijono mengatakan, dari hasil diagnosis, rata-rata jemaah lansia mengalami sakit seperti diabetes dan hipertensi. ”Serta gangguan kesehatan lain akibat kelelahan selama perjalanan menuju Madinah," ucapnya.

Selain itu, sejumlah jemaah mengalami demensia. Menurut Karmijono, mayoritas jemaah yang dirawat saat ini adalah jemaah lansia. ”Selama dirawat, semua kebutuhan kami bantu agar bisa terpenuhi," katanya.

Sementara itu, hingga kemarin sebanyak empat CJH Indonesia dinyatakan meninggal dunia di Madinah. Kementerian Agama (Kemenag) memastikan mereka akan mendapat fasilitas badal haji. ”Nanti akan ada petugas khusus yang akan menggantikan para almarhum untuk melaksanakan haji," kata Kepala PPIH Daker Madinah Ali Machzumi. Selain itu, para jemaah wafat akan mendapatkan asuransi yang nantinya diserahkan kepada pihak keluarga. (ris/mia/c9/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore