
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah di Jakarta.
JawaPos.com - Sebelum bertemu dengan Wapres Ma’ruf Amin, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq bin Fawzan Al Rabiah menggelar rapat persiapan haji dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Pertemuan tertutup itu berlangsung sekitar satu jam. Setelah pertemuan tersebut selesai, kedua menteri memberikan pemaparan singkat kepada wartawan.
Yaqut menyampaikan, pemerintah Saudi tahun ini menerapkan sejumlah peraturan yang memudahkan jemaah Indonesia. Di antaranya, terkait dengan sistem penerbitan visa dan beberapa akses lainnya. Namun, di sisi lain, pemerintah Saudi bakal memperketat regulasi visa untuk berhaji. ”Untuk berhaji hanya bisa menggunakan visa haji atau visa mujamalah. Yang resmi diterbitkan Kerajaan Saudi,” katanya.
Karena itu, Yaqut menekankan untuk jangan coba-coba berhaji lewat jalur yang tidak resmi. Kalaupun lolos dari Indonesia, bakal terdeteksi oleh pemeriksaan di Saudi. Setiap orang yang kedapatan mencoba berhaji dengan visa ziarah, visa umal, atau sejenisnya akan ditangkap dan diproses secara hukum oleh Saudi.
Yaqut juga membeberkan bahwa Majelis Ulama Arab Saudi baru saja menerbitkan fatwa terbaru mengenai penyelenggaraan atau ibadah haji. Salah satu isi fatwanya adalah ibadah haji bagi siapa pun yang menggunakan cara tidak sesuai dengan prosedur dianggap tidak sah. Dia berharap informasi mengenai pengetatan pemeriksaan visa haji tersebut bisa diterima masyarakat Indonesia secara luas.
Menteri Tawfiq menegaskan, pemerintahannya akan memperketat pengawasan. Penggunaan visa selain visa haji untuk berhaji tidak akan ditoleransi. Bahkan, akan ada sanksi berat seperti deportasi dan blacklist tidak boleh masuk ke Saudi untuk beberapa tahun ke depan. ”Karena itu, kami mengimbau (media) memberikan informasi yang luas ke masyarakat,” katanya.
Jangan sampai ada masyarakat yang tergiur dengan tawaran haji di luar prosedur pemerintah Indonesia. Biasanya, iming-iming itu diikuti dengan tawaran haji tanpa antre, tetapi harga yang ditawarkan bisa sampai setengah miliar rupiah. (wan/c9/c14/fal)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
