
Ilustrasi jemaah haji asal Riau di Makkah.
JawaPos.com–Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menyatakan gelombang pertama jemaah haji yang kembali ke Provinsi Riau dijadwalkan pada 4 Juli. Jemaah Haji (JH) berangkat melalui Bandara Internasional King Abdil Aziz Jeddah.
”Untuk embarkasi Batam BTH–02 berangkat dari Makkah pada 4 Juli pukul 05.25 waktu setempat, take off dari Jeddah pukul 13.25 waktu setempat dan akan tiba di tanah air pada 5 Juli pukul 04.55 waktu setempat menggunakan pesawat Saudi Arabia Air Lines,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Mahyudin seperti dilansir dari Antara di Pekanbaru.
Mahyudin mengatakan, terkait barang JH akan melalui proses penimbangan bagasi dua hari sebelum jadwal kepulangan. JH harus memastikan barang bagasi dan harus mematuhi ketentuan penerbangan yang diatur maskapai.
Sedangkan jemaah haji Riau gelombang kedua berangkat ke Madinah mulai 10 Juli dan akan tinggal selama delapan atau sembilan hari sebelum pulang ke Tanah Air. JH gelombang kedua akan berangkat ke Madinah untuk melaksanakan Arbain dan akan pulang ke Tanah Air mulai 19 Juli melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.
Sementara itu, lanjut dia, sebagian besar JH Riau sudah melalui fase Armuzna yakni Arafah, Musdalifah, Mina sudah berakhir. JH sudah kembali ke hotel tempat pemondokan masing-masing di Makkah.
”JH asal Provinsi Riau sebagian besar mengambil Nafar Awal dan ada juga yang mengambil Nafar Tsani,” terang Mahyudin.
Selain itu Mahyudin mengatakan, masih berada di Makkah memantau pergerakan JH dari jamarat kembali ke pemondokan dan delapan puluh persen JH Riau mengambil Nafar Awal. ”Berdasar data dari petugas kloter JH Riau mayoritas mengambil Nafar Awal, kembali kepemondokan pada hari tasyrik kedua sekitar 82,27 persen sisa dari mereka mengambil Nafar Tsani dan kembali ke hotel pada hari tasyrik ketiga,” ujar Mahyudin.
Setelah Armuzna, menurut dia, kondisi JH Riau berada dalam keadaan sehat. Semua JH Riau mengikuti instruksi petugas kloter.
”Alhamdulillah JH Riau berada dalam keadaan sehat sekembali dari Armuzna hanya ada beberapa yang terserang flu dan batuk,” tutur Mahyudin.
Tiba ke Kota Makkah, JH akan melaksanakan tahap selanjutnya yakni Tawaf Ifadah di Masjidil Haram. Mahyudin berpesan kepada Jemaah agar menunggu waktu aktif kembali bus salawat untuk beristirahat di hotel.
”JH jangan terburu-buru melakukan Tawaf Ifadah tiba di Makkah beristirahat terlebih dahulu. Bus Salawat yang akan mengantar jemaah baru akan beroperasi mulai 14 Zulhijah atau 2 Juli. Menjelang itu bisa mempersiapkan diri untuk kembali ke Tanah Air bagi yang gelombang pertama dan menuju Madinah bagi yang gelombang kedua,” papar Mahyudin.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
