Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Mei 2023 | 21.20 WIB

Mendarat di Madinah, CJH Asal Gresik Wafat

SERANGAN JANTUNGAN: Petugas haji melarikan Achmad Suhadak Riduwan ke RS Madinah. - Image

SERANGAN JANTUNGAN: Petugas haji melarikan Achmad Suhadak Riduwan ke RS Madinah.

JawaPos.com – Jemaah haji yang wafat bertambah satu orang. Achmad Suhadak Riduwan, 53, jemaah asal Gresik yang tergabung dalam kloter 9 embarkasi Surabaya (SUB), dinyatakan wafat ketika mendarat di bandara Madinah kemarin (28/5).

Ketua Kloter 9 Embarkasi Surabaya Kholis F. mengatakan, selama perjalanan dari Surabaya sampai dengan Madinah, kondisi Suhadak terlihat baik-baik saja. "Almarhum meninggal karena serangan jantung," tuturnya.

Jawa Pos kemarin mengunjungi rumah Suhadak di Jalan RA Kartini 6/32A, Kelurahan Sidomoro, Kebomas, Gresik. Rumah itu dipenuhi karangan bunga dukacita.

Jumat lalu, Suhadak bersama Sumarni, istrinya, berangkat ke embarkasi Surabaya dari KBIH Babussalam Masjid Agung Malik Ibrahim. Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Gresik Lulus menyebut kondisi Suhadak saat itu baik-baik saja. Dia juga tidak memiliki riwayat penyakit.

Bahkan, saat mendarat di bandara Madinah, kakek satu cucu itu sempat membantu menurunkan koper milik istrinya dan beberapa jemaah lain. "Dari laporan di Madinah, malah istrinya yang sempat merasa kurang enak badan," ucap Lulus.

Tapi, setelah melewati proses di imigrasi, Suhadak mendadak mengeluh sesak napas. Dia lantas mendapat penanganan medis di bandara. Kondisinya terus memburuk hingga dilarikan ke rumah sakit. Nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pukul 09.00 waktu Madinah.

Di rumah duka kemarin, kerabat dan tetangga menyambangi rumah Suhadak. Nando Karisnanda selaku menantu almarhum menuturkan, mertuanya tidak memiliki riwayat penyakit. Malahan, dalam kesehariannya, almarhum rutin olahraga pagi.

"Begitu H-7 keberangkatan haji, ayah saya minta doa agar menjadi haji mabrur. Kami juga tidak tahu proses bekal ayah dan ibu berangkat ke Tanah Suci. Karena ketika ayah sudah punya niat, dia (almarhum) tidak mau ngerepotin," ucapnya.

Sebelum berangkat, Suhadak tidak memiliki permintaan apa pun. Hanya meminta doa dari anak, menantu, dan cucunya agar ibadah hajinya diterima. "Iya. Cuma minta didoakan agar ibadah hajinya lancar," pungkasnya. (wan/gih/c18/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore