
Ilustrasi: Ponsel Realme 10 Pro Plus, handset dengan layar lengkung terjangkau dari Realme yang segera rilis. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Pernahkah mengalami ponsel atau smartphone cepat panas? Masalah itu biasanya disebabkan beberapa hal. Untuk itu, cepat ketahui penyebabnya.
Keadaan ponsel yang terlalu panas sangat tidak nyaman bagi penguna dan berbahaya. Umumnya, tidak sedikit kejadian ponsel meledak ketika sedang di-charging. Umumnya diawali dengan ponsel itu panas.
Dikutip dari sejumlah sumber, dalam kondisi normal, suhu ponsel tidak lebih dari 45 derajat celcius. Kemudian, sering bermain game bisa menyebabkan suhu ponsel jadi panas drastis.
Selain itu, ada beberapa alasan yang menyebabkan ponsel cepat panas. Berikut ini penyebab sekaligus solusinya yang dilansir JawaPos.com dari laman resmi Avast.
1. Terkena Sinar Matahari secara Langsung
Penyebab pertama, ponsel terkena sinar matahari secara langsung. Hal ini meningkatkan suhu secara signifikan untuk smartphone-nya. Perangkat yang terbuat dari berbagai komponen metal, menyerap panasnya sinar matahari.
Umumnya, orang yang mengalami masalah ini adalah mereka yang bekerja outdoor. Solusinya dengan memindahkan Ponsel agar tidak terkena sinar matahari dalam waktu lama.
2. CPU Menanggung Beban Berlebihan
Secara garis besar, orang yang bermain game online, pekerjaan multitasking, atau ponsel yang digunakan dalam jangka waktu lama berasal dari penyebab ini. Kinerja perangkat seperti chipset, RAM, dan yang lain menjadi lebih berat daripada saat standby.
Apalagi kalau spesifikasi perangkat ponsel tidak mumpuni (spesifikasi kentang), jika dipaksa untuk mengerjakan tugas berat bisa dipastikan suhunya akan meningkat drastis.
Untuk mengatasi masalah ponsel cepat panas dari penyebab ini, pastikan tidak menggunakan ponsel untuk sesuatu di luar kemampuannya. Selain itu, pengguna dapat mencoba menghapus beberapa aplikasi yang berjalan di latar belakang.
3. Masalah di Charger atau Baterai
Sebagai sumber daya smartphone, baterai yang rusak dapat memberi risiko untuk penggunanya. Apalagi kalau charger dan baterai keduanya sudah rusak, ini merupakan PR penting agar tidak terjadi kasus ponsel meledak.
Jika penyebabnya adalah baterai atau charger, lebih baik melakukan maintenance penggantian agar aman. Tandanya yang paling umum terjadi ponsel terasa sangat panas saat di-charge.
Saran lainnya adalah tidak menggunakan kepala charger dan kabel USB bukan asli. Sesuaikan juga kapasitas kecepatan pengisian berdasarkan daya yang bisa ditampung oleh ponsel. Kepala charger 260 W tidak cocok untuk ponsel dengan maksimal pengisian 18 W.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
