
Anak-anak bermain dengan gadget mereka.
JawaPos.com - Durasi penggunaan perangkat digital atau gadget orang Indonesia masuk kategori cukup tinggi. Yaitu mencapai delapan jam per harinya. Tingginya aktivitas penggunaan gadget itu, harus diimbangi dengan literasi digital yang baik pula.
Data tingginya durasi masyarakat Indonesia beraktivitas di depan gadget itu diungkapkan Manajer Program ICT Watch Indriyanto Banyumurti. ’’Orang Indonesia rata-rata menghabiskan delapan jam per hari untuk menggunakan perangkat digital,’’ kata Indriyanto dalam keterangannya Rabu (13/7).
Dia mengatakan penggunaan teknologi digital dengan intensitas yang tinggi itu, harus diimbangi dengan literasi digital yang mumpuni. Supaya penggunaan teknologi tersebut dapat maksimal dan membawa dampak positif bagi penggunanya.
Berdasarkan panduan Kementerian Kominfo, literasi digital terdiri dari beberapa pilar. Yaitu pilar kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital. Semua ini harus diajarkan supaya indeks literasi digital masyarakat Indonesia bisa terus meningkat. Saat ini indeks literasi digital masyarakat Indonesia di kategori sedang dengan angka 3,49 poin dari angka maksimal 5,00 poin.
Trainer literasi digital Soni Mongan mengatakan, salah satu kegiatan masyarakat dengan perangkat digitalnya adalah komunikasi di dunia maya. Dia mengingatkan sebaiknya masyarakat tetap mengedepankan sopan santun dan etika dalam setiap percakapan di dunia maya.
Dia mendukung upaya pemerintah melalui Kementerian Kominfo yang terus melakukan peningkatkan literasi digital. Diantaranya beberapa waktu lalu dilkaukan bersama Pemda Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di dalam kegiatan bertajuk Pekan Literasi Digital bagi masyarakta dan komunitas itu, masyarakat diajak untuk terus meningkatkan literasi digitalnya.
Pada kesempatan itu Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu mengatakan, masyarakat saat ini hidup dengan arus informasi yang begitu deras setiap harinya. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat bisa memahami pentingnya literasi digital. Sehingga dapat menyaring informasi yang baik. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
