Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 April 2021 | 20.38 WIB

Review Galaxy Smart Tag, Aksesori Canggih Buat Lacak Benda Kesayangan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Pertengahan Januari lalu, Samsung membuka tahun 2021 dengan meluncurkan smartphone flagship papan atasnya dari keluarga S Series yang terbaru. Perangkat tersebut tak lain adalah Galaxy S21 Series.

Tak hanya itu saja, di luar perangkat smartphone, Samsung turut memanfaatkan momentum peluncuran S21 Series dengan menghadirkan gadget lainnya. Adapun yang diluncurkan Samsung adalah Galaxy Buds Pro, earphone TWS terbaru Samsung sampai aksesori canggih lain yakni Galaxy Smart Tag.

Galaxy Smart Tag sendiri adalah aksesori pintar yang dibekali dengan teknologi Bluetooth. Samsung meluncurkan perangkat ini untuk melengkapi ekosistem Galaxy-nya menuju ke tren Internet of Things (IoT) yang ke depannya tentu bakal semakin beragam dan canggih-canggih.

Secara sederhana, Galaxy Smart Tag seperti penamaannya adalah sebuah alat yang memungkinkan pemiliknua untuk melacak keberadaan perangkat Samsung seperti ponsel, tablet, atau wearable, manakala pengguna lupa meletakkan di mana. Jangkauan Galaxy Smart Tag diklaim mencapai radius 120 meter. Tak hanya itu saja, Galaxy Smart Tag yang terkoneksi ke perangkat smartphone juga bisa melacak benda lainnya mulai dari benda kesayangan, hewan peliharaan bahkan anggota keluarga.

Berikut ini adalah hasil review Galaxy Smart Tag oleh JawaPos.com:

 

Desain

Bicara dimensi, Galaxy Smart Tag memiliki ukuran yang terbilang mungil dengan dimensi hanya 1,54 x 1,54 x 0,3 inci.

Sekilas memang Galaxy Smart Tag tak ubahnya sebuah gantungan kunci atau key chain biasa yang biasa menggantung di kunci mobil, motor, gembok atau kalung hewan peliharaan dengan tulisan nama di dalamnya.

Sebagai identitas atau penanda, di bagian tengah yang berupa lingkaranterdapat tulisan "Galaxy SmartTag". Ini bukan area tanpa fungsi, lingkaran bertuliskan “Galaxy SmartTag” itu adalah sebuah tombil yang akan berbunyi kalau dipencet.

Beralih ke bagian lain, pada bagian bawah Galaxy SmartTag terdapat rongga kecil. Tak jelas fungsinya apa namun menurut kami ini bisa digunakan untuk membongkar perangkat ini. Oh iya, hampir lupa. Soal kemasan, Samsung Galaxy Smart Tag hadir ke pasaran dengan kemasan yang simpel berbentuk persegi seukuran kemasan rokok.

 

Cara Menggunakan

Cara menggunakan perangkat ini bagaimana? Mudah saja, namun ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Sebelum menggunakan Galaxy Smart Tag, pengguna harus menggunakan ponsel Samsung. Ya, hanya bisa digunakan dan dikoneksikan dengan perangkat smartphone Samsung.

Perangkat smartphone Samsung yang digunakan boleh atau bisa seri apa pun. Namun agar lebih mudah dan yakin bisa dikoneksikan dengan Galaxy Smart Tag diutamakan ponsel keluaran terkini, yaitu seri M, seri A maupun seri flagship Galaxy Note, Galaxy S atau Galaxy Fold.

Secara fungsi, gagasan besar diluncurkannya perangkat ini yaitu menghubungkan perangkat non-pintar untuk tersambung ke ponsel pintar, supaya pengguna bisa melacak keberadaan benda-benda atau subjek tersebut. Macam-macam, seperti sudah disinggung di atas, perangkat ini kala digunakan dan dikaitkan pada benda tertentu semisal kunci, benda-benda penting lain semisal koper atau bahkan hewan peliharaan atau bahkan manusia dapat dilacak keberadaannya.

Lanjut ke cara pakainya, JawaPos.com mengoneksikan Galaxy Smart Tag dengan perangkat Samsung A21s. Kami sudah menjajalnya mengoneksikan ke perangkat smartphone non-Samsung dan benar saja, Galaxy Smart Tag tidak bisa digunakan.

Galaxy Smart Tag bisa digunakan dengan mudah namun sebelumnya mesti memiliki aplikasi SmartThings yang bisa diunduh di toko aplikasi Google atau Galaxy Store. Namun pada beberapa perangkat smartphone Samsung tertentu, aplikasi ini sudah terpasang. Lanjut, untuk dapat masuk ke SmartThings, pengguna sebelumnya wajib memiliki Samsung Account.

Di dalam aplikasi, saat digunakan aplikasi masih akan mengunduh lagi beberapa plugin. Oleh karenanya, JawaPos.com sarankan saat membuka atau baru mengunduh aplikasi ini harus terkoneksi dengan Wifi agar penggunaan kuota tak jebol.

Setelah berhasil masuk (login) ke aplikasi SmartThings dan mengaktifkan lokasi atau GPS, tekan bagian tombol tengah perangkat yang terdapat tulisan “Galaxy SmartTag”. Kalau sudah, sesuai dengan fungsinya, untuk melacak keberadaan benda, aplikasi ini membutuhkan akses ke lokasi.

Mudah saja, cukup ikuti petunjuk yang ada di layar ponsel untuk menyambungkan Galaxy Smart Tag ke perangkat smartphone, gantungan kunci pintar ini pun sudah dapat digunakan. Aplikasi SmartThings sendiri berfungsi untuk memantau berbagai perangkat pintar dalam ekosistem Galaxy yang dimiliki pengguna, termasuk Galaxy SmartTag.

Aplikasi ini bisa digunakan untuk mengatur sejumlah setelan di Galaxy SmartTag, seperti nada dering dan melihat kapasitas baterai. Tak hanya fungsi pelacakan, Galaxy Smart Tag juga bisa digunakan untuk mengontrol perangkat yang terkoneksi ke ekosistem cerdas Samsung lainnya seperti halnya menghidupkan atau mematikan AC.

Menariknya lagi, gantungan pintar Samsung Galaxy Smart Tag ini menggunakan baterai yang sering dijumpai di jam tangan analog, diperkirakan bisa bertahan selama setahun. Dengan baterai tersebut, pengguna tak perlu repot mengecas daya perangkat secara berulang.

 

Kendati tergolong sebagai perangkat pintar dan bisa untuk melacak lokasi, Galaxy Smart Tag beda dengan smartphone, yaitu tidak terhubung ke jaringan seluler. Perangkat ini mengandalkan koneksi Bluetooth Low Energy (BLE) sehingga hanya bisa digunakan untuk jarak yang terbatas. Berdasarkan pengujian kami, sinyal yang dipantulkan Galaxy Smart Tag masih cukup baik ketika berada di jarak 100 meter dari ponsel pengguna.

Untuk mencari benda yang dipasangi Galaxy Smart Tag, buka aplikasi SmartThings, cari fitur SmartThings Find. Ketuk ikon Smart Tag kemudian ketuk area mana pun di dalam peta SmartThings Find untuk membuka pencarian.

Peta SmartThings Find akan menampilkan ikon ponsel dan SmartTag bakal menunjukkan di mana lokasi benda yang dicari. Sentuh tombol "Search Nearby" untuk melihat seberapa kuat sinyal yang dipantulkan dari gantungan tersebut, semakin dekat tentu akan semakin kuat sinyal yang didapat.

Kemudian juga, fitur Navigasi di SmartThings Find bisa digunakan untuk memandu ke lokasi barang hilang. Jika masih belum bisa menemukan Galaxy Smart Tag meski pun sudah berada di lokasi, ketuk "Ring", maka gantungan akan mengeluarkan bunyi yang nyaring yang mana jenis bunyi dan ukuran volumenya juga dapat diatur pengguna.

Bluetooth di Galaxy Smart Tag hanya bisa terkoneksi dengan perangkat dari jarak dekat, semakin jauh dari ponsel pintar, sinyal akan semakin lemah. Pengalaman JawaPos.com selama memakai Galaxy Smart Tag, sinyal bakal hilang begitu berjarak, kurang lebih 150 meter.

Bluetooth saja tak cukup? Tenang, Galaxy SmartTag mendukung Galaxy SmartThings Find Network. Fitur ini berfungsi ketika benda ini berada terlalu jauh dari ponsel pemilik, konekso Bluetooth sudah putus namun masih ada harapan terdeteksi oleh pengguna ponsel Galaxy lainnya.

Peta SmartThings Find bakal memberi informasi jika Galaxy Smart Tag terdeteksi oleh pengguna ponsel Galaxy lain. Jika terjadi demikian, pengguna bisa bergerak ke arah lokasi yang terdeteksi dengan bantuan fitur Navigate.

Sinyal yang ditangkap dari Galaxy Smart Tag bakal semakin kuat, kemudian ketuk fitur Ring seperti sudah kami jelaskan di atas agar gantungan tersebut berbunyi. Samsung juga memberikan opsi mendeteksi Galaxy Smart Tag lewat website jika ponsel tidak bisa digunakan, yaitu dengan masuk ke Samsung Account tadi.

 

Kesimpulan

Kesimpulannya, alat canggih dengan bentuk sederhana ini memang layak dimiliki. Hal tersebut lantaran manusia memang tak luput dari salah dan lupa. Dengan menggunakan alat ini, benda atau objek hidup yang dikaitkan atau membawa Galaxy Smart Tag punya potensi ditemukan kendati sudah hilang cukup jauh dari jangkauan.

Urusan kantong, Galaxy SmartTag sudah tersedia di pasar tanah air dalam warna Hitam dan dibanderol dengan harga Rp 399.000. Dengan merogoh uang sebesar Rp 300 ribuan, alat ini menurut kami wajib dimiliki buat kamu yang pelupa atau ingin memastikan hewan peliharaan, orang atau kendaraan dapat terus dilacak keberadaannya dengan mudah. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=lPWs5v7_H_I

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore