Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Oktober 2023 | 15.13 WIB

Sebab Pendapatan Turun 20 Persen, Nokia Bakal Pecat 14.000 Karyawannya

Ilustrasi: Nokia bakal lakukan PHK massal karena pendapatan terus turun. - Image

Ilustrasi: Nokia bakal lakukan PHK massal karena pendapatan terus turun.

JawaPos.com - Nokia, perusahaan asal Finlandia yang membuat peralatan untuk jaringan telekomunikasi baru saja merilis laporan keuangan kuartalannya. Dalam laporannya, Nokia mengungkapkan penurunan penjualan sebesar 20 persen Quarter on Quarter (QoQ).

Penurunan revenue menyebabkan keuangan perusahaan turut terdampak. Untuk mengimbanginya, Nokia dilaporkan bakal memecat sebanyak 14.000 karyawannya.

Jika kabar PHK massal di tubuh Nokia benar dieksekusi, angka tersebut mewakili lebih dari 15 persen dari seluruh angkatan kerja Nokia. Menurut CEO tersebut, penjualan peralatan 5G turun 40 persen di Amerika Utara, dan pasar utama lainnya juga telah melewati puncak pertumbuhannya.

PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja ini akan memungkinkan Nokia menghemat EUR 400 juta pada akhir tahun 2024. Sementara angka penghematan lainnya bisa dikejar yakni di EUR 300 juta lagi pada tahun 2025 berdasarkan perkiraan perusahaan.

Amerika Serikat adalah salah satu pasar terbesar bagi Nokia dan sesama penyedia peralatan Ericsson. Perusahaan-perusahaan tersebut memperkirakan adanya perbaikan musiman pada kuartal berikutnya, namun ketidakpastian secara keseluruhan akan tetap ada pada tahun 2024.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters, dilansir via GSMarena, Pekka Lundmark, Presiden dan CEO Nokia, mengatakan, perusahaannya masih percaya pada pasar jangka menengah dan panjang tetapi dia “tidak tahu” kapan pasar akan pulih.

“Situasi pasar benar-benar menantang dan hal ini terlihat dari fakta bahwa di pasar terpenting kami, yaitu pasar Amerika Utara, penjualan bersih kami turun 40% di kuartal ketiga,” kata Kepala Eksekutif Pekka Lundmark kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Outlet berita tersebut menyatakan bahwa 5G seharusnya menjadi revolusi dalam otomatisasi dan konektivitas, namun dunia usaha lambat dalam mengadopsi teknologi baru untuk mobil tanpa pengemudi dan pekerjaan jarak jauh di bidang medis dan teknik.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore