
Ilustrasi: Kode USSD di perangkat ponsel. (AndroidPit).
JawaPos.com - Pengguna ponsel saat ini banyak yang tidak mengetahui adanya beberapa kode USSD yang bisa digunakan untuk beberapa keperluan. Mengalihkan panggilan telepon, SMS, broadcast, dan sebagainya bisa digunakan hanya dengan memasukan kode USSD saja yang berupa kombinasi simbol dan angka, misal *123*#.
Pentingnya mengetahui kode USSD untuk beberapa keperluan komunikasi lewat ponsel mencegah seseorang terhindar dari modus kejahatan tertentu. Baru-baru ini misalnya, selebriti tanah air Maia Estianty menjadi korban penipuan oknum ojek online (ojol) dengan menggunakan modus Call Forwarding atau pengalihan panggilan yang bisa dilakukan dengan mudah hanya dengan memasukan USSD *21*.
Modus kejahatan tersebut juga belakangan diketahui merupakan modus lama dan bukan termasuk yang canggih. Maia Estianty bisa sampai kehilangan saldo di layanan dompet elekronik (E-Wallet), akun media sosial, dan aplikasi belanja online-nya diambil alih karena pelaku bisa mendapatkan sandi dengan mudah. Ini bisa terjadi karena Maia tidak mengaktifkan autentikasi dua faktor di akun-akun Gojek dan WhatsApp serta Tokopedianya.
Sehingga pelaku dapat dengan mudah mengambil alih akun menggunakan nomor ponsel yang dikirimkan kepada pelaku melalui Call Forwarding *21* tadi. WhatsApp misalnya, ketika instalasi atau masuk akun baru verifikasi bisa dilakukan by phone. Kalau nomornya Maia diforward ke ponselnya oknum driver ojol itu, artinya akun Maia dapat dengan di take over oleh oknum driver ojol tersebut.
Kembali ke kode-kode USSD yang perlu dikenali, untuk kode Call Forwarding, modus kejahatan yang menimpa Maia Estianty, pakar keamanan siber sekaligus Chairman Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha menyebut, kode tersebut merupakan kode pengalihan panggilan saja atau Call Forwarding.
“Jadi, pengalihan panggilan merupakan cara untuk menghubungkan panggilan yang tidak bisa diterima di nomor ponsel pertama ke ponsel kedua yang memiliki koneksi lebih baik,” kata Pratama kepada JawaPos.com.
Saat ingin menjawab telepon dan mengalihkan panggilan ke nomor kedua, cukup masukkan kode **21* nomor ponsel kedua# (**21*081234567890#). Kode USSD itu digunakan saat ingin menjawab telepon dan mengalihkan panggilan ke nomor kedua.
Ada lagi, saat luang, tidak ingin menjawab telepon tapi ingin mengalihkan panggilan bisa masukan kode USSD lainnya. Masukkan kode **61*nomor hape kedua# (**61*081234567890#).
Selanjutnya, jika sedang sibuk, tidak ingin menjawab telepon tapi ingin mengalihkan panggilan, bisa masukan kode yang lain juga. Masukkan kode **67*nomor hape kedua# (**67*081234567890#).
Terakhir, kode USSD bisa digunakan untuk membatalkan semua pengalihan panggilan. Masukkan kode ##002# dan semua panggilan yang dialihkan bisa dibatalkan.
"Hal ini sekaligus menjawab perihal hoax yang mengatakan bahwa fungsi ini untuk mendeteksi apakah ponsel disadap atau tidak. Sebenarnya ini adalah kode untuk pengalihan panggilan saja," tandas Pratama.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
