
Pelaksanaan akad kredit massal antara debitur denan Bank Syariah Nasional (BSN) di Batang, Jawa Tengah. (Istimewa)
JawaPos.com - Pekerja informal non kantoran kini punya kesempatan yang sama untuk bisa membeli rumah lewat skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. PT Bank Syariah Nasional (BSN) menegaskan komitmennya berkontribusi menyalurkan pembiayaan KPR Subsidi kepada sekitar 5.100 nasabah diseluruh Indonesia.
Saat ini dengan menguasai 24% pangsa pasar KPR Subsidi, BSN mempermudah pengemudi ojek online (ojol) hingga pedagang kelontong untuk memiliki rumah impian, dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp850 miliar.
"Pelaksanaan akad ini merupakan momentum yang sangat besar. Angka tersebut bukan sekadar jumlah unit rumah, melainkan menggambarkan keluarga Indonesia yang memperoleh kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih aman, layak, dan sejahtera. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah, Kementerian PKP, dan BP Tapera," kata Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor dalam acara Akad Massaldi Batang, Jawa Tengah, dikutip Jumat (31/7/2026).
Pelaksanaan akad massal Bank BSN diselenggarakan secara serentak melalui seluruh jaringan yang terdiri dari 37 Kantor Cabang (KC) dan 82 Kantor Cabang Pembantu (KCP) di berbagai daerah di Indonesia.
Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, pimpinan BP Tapera, pimpinan perbankan, para pengembang, serta ribuan masyarakat penerima manfaat.
Keikutsertaan Bank BSN dalam akad massal itu menegaskan bahwa akses pembiayaan hunian berbasis syariah kini terbuka luas bagi seluruh lapisan masyarakat, baik pekerja formal, pekerja informal, maupun pelaku usaha mikro dan kecil.
Dalam acara tersebut, salah satu nasabah BSN, Jofan Firdaus, yang sehari-hari bekerja sebagai mitra pengemudi ojek online (Grab), secara khusus memperoleh kesempatan menerima kunci rumah secara simbolis dari jajaran pimpinan.
Selain Jofan, keberhasilan program pembiayaan inklusif BSN diwakili oleh Tsara Nafisa, seorang wirausaha pedagang kelontong yang merupakan nasabah BSN KC Banda Aceh. Tsara mendapat kehormatan untuk melakukan dialog dan interaksi secara langsung secara daring dengan Presiden RI.
"Dua sosok nasabah kami, Saudara Jofan Firdaus dan Saudari Tsara Nafisa, membuktikan secara nyata bahwa kesempatan memiliki rumah harus terbuka bagi berbagai profesi. Baik pengemudi ojek online maupun pedagang kelontong, semuanya memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk memperoleh hunian yang layak melalui fasilitas BSN," ujar Alex.
Sampai dengan akhir tahun 2026, perseroan mematok target penyaluran hingga mencapai 69.636 unit rumah subsidi. Target ini meningkat secara terukur jika dibandingkan dengan realisasi sepanjang tahun 2025 yang sebanyak 59.463 unit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022