Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 23.16 WIB

Kuasai 24% Pangsa Pasar KPR Subsidi, BSN Perluas Penyaluran Pembiayaan ke Pekerja Informal

Pelaksanaan akad kredit massal antara debitur denan Bank Syariah Nasional (BSN) di Batang, Jawa Tengah. (Istimewa) - Image

Pelaksanaan akad kredit massal antara debitur denan Bank Syariah Nasional (BSN) di Batang, Jawa Tengah. (Istimewa)

JawaPos.com - Pekerja informal non kantoran kini punya kesempatan yang sama untuk bisa membeli rumah lewat skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. PT Bank Syariah Nasional (BSN) menegaskan komitmennya berkontribusi menyalurkan pembiayaan KPR Subsidi kepada sekitar 5.100 nasabah diseluruh Indonesia. 

Saat ini dengan menguasai 24% pangsa pasar KPR Subsidi, BSN mempermudah pengemudi ojek online (ojol) hingga pedagang kelontong untuk memiliki rumah impian, dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp850 miliar.

"Pelaksanaan akad ini merupakan momentum yang sangat besar. Angka tersebut bukan sekadar jumlah unit rumah, melainkan menggambarkan keluarga Indonesia yang memperoleh kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih aman, layak, dan sejahtera. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah, Kementerian PKP, dan BP Tapera," kata Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor dalam acara Akad Massaldi Batang, Jawa Tengah, dikutip Jumat (31/7/2026).

Pelaksanaan akad massal Bank BSN diselenggarakan secara serentak melalui seluruh jaringan yang terdiri dari 37 Kantor Cabang (KC) dan 82 Kantor Cabang Pembantu (KCP) di berbagai daerah di Indonesia. 

Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, pimpinan BP Tapera, pimpinan perbankan, para pengembang, serta ribuan masyarakat penerima manfaat.

Keikutsertaan Bank BSN dalam akad massal itu menegaskan bahwa akses pembiayaan hunian berbasis syariah kini terbuka luas bagi seluruh lapisan masyarakat, baik pekerja formal, pekerja informal, maupun pelaku usaha mikro dan kecil.

Dalam acara tersebut, salah satu nasabah  BSN, Jofan Firdaus, yang sehari-hari bekerja sebagai mitra pengemudi ojek online (Grab), secara khusus memperoleh kesempatan menerima kunci rumah secara simbolis dari jajaran pimpinan.

Selain Jofan, keberhasilan program pembiayaan inklusif BSN diwakili oleh Tsara Nafisa, seorang wirausaha pedagang kelontong yang merupakan nasabah BSN KC Banda Aceh. Tsara mendapat kehormatan untuk melakukan dialog dan interaksi secara langsung secara daring dengan Presiden RI.

"Dua sosok nasabah kami, Saudara Jofan Firdaus dan Saudari Tsara Nafisa, membuktikan secara nyata bahwa kesempatan memiliki rumah harus terbuka bagi berbagai profesi. Baik pengemudi ojek online maupun pedagang kelontong, semuanya memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk memperoleh hunian yang layak melalui fasilitas BSN," ujar Alex.

Sampai dengan akhir tahun 2026, perseroan mematok target penyaluran hingga mencapai 69.636 unit rumah subsidi. Target ini meningkat secara terukur jika dibandingkan dengan realisasi sepanjang tahun 2025 yang sebanyak 59.463 unit.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore