
Ilustrasi utang luar negeri. (Istimewa)
JawaPos.com - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Eshter Sri Astuti, menilai kondisi utang luar negeri (ULN) swasta yang terus terkontraksi menggambarkan kondisi strategi perusahaan ditengah ketidakpastian global.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data Bank Indonesia ULN swasta melanjutkan kontraksi ditengah meningkatnya posisi ULN Indonesia secara keseluruhan pada Mei 2026 yang tumbuh 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).
Esther menjelaskan, kondisi tersebut menggambarkan sikap korporasi yang cenderung konservatif dalam melakukan pinjaman.
“Korporasi swasta cenderung lebih konservatif di tengah tingginya ketidakpastian global,” ujar Eshter kepada JawaPos.com, Sabtu (18/7).
Baca Juga:Hino Buka Dealer Baru di Banyuwangi, Siap Pangkas Downtime Truk dan Bus Pelanggan di Jatim
Eshter mengatakan, menurunya porsi ULN swasta juga terjadi karena penyesuaian yang dilakukan oleh dunia usaha dengan sedikit menahan ekspansi ditengah ketidakpastian global.
“Kontraksi utang swasta terjadi akibat penyesuaian strategi pembiayaan dunia usaha, di mana korporasi menahan ekspansi atau memanfaatkan kas internal di tengah tingginya ketidakpastian global,” ucapnya.
Lanjutnya, tren utang luar negeri swasta yang mengalami kontraksi berbanding terbalik dengan utang luar negeri pemerintah. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan strategi pembiayaan antara sektor swasta dan pemerintah.
"Utang luar negeri swasta berbanding terbalik dengan utang luar negeri pemerintah. Ketika pemerintah meningkatkan pembiayaan melalui utang untuk mendukung proyek infrastruktur dan berbagai program prioritas, korporasi justru lebih berhati-hati dalam menambah pinjaman," katanya.
Dia menjelaskan, pada dasarnya merupakan instrumen pembiayaan yang wajar digunakan pemerintah. Namun, pemanfaatannya harus diarahkan untuk kegiatan yang bersifat produktif agar memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
