Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Juli 2026 | 21.15 WIB

Himbara Siap jadi Gateway Utama Masuknya Modal Global ke PFII

Ilustrasi. Gedung utama Bank HIMBARA. (Himbara) - Image

Ilustrasi. Gedung utama Bank HIMBARA. (Himbara)

JawaPos.com - Himpunan Bank Negara (Himbara), memastikan diri untuk siap berperan menjadi gerbang bagi masuknya modal global yang tertarik menanamkan dananya di Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).

Direktur Kelembagaan BNI yang mewakili Himbara, Eko Setyo Nugroho, mengatakan PFII diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat aktivitas keuangan yang berdaya saing di tingkat regional maupun di tingkat global.

“Kemudian, dengan PFII, Himbara dapat berperan sebagai gateway bagi masuknya muda global. Mulai dari foreign direct investment, investor institusi, sovereign wealth fund, family office, hingga pasar model,” ujar Eko saat mewakili Himbara dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) PFII Kamis (9/7).

Eko mengatakan, dengan hadirnya himbara maka akan dapat mengambil alih modal asing yang selama ini masih mengalir melalui pusat-pusat keuangan internasional di luar Indonesia.

Menurutnya, melalui PFII, Indonesia dapat membangun ekosistem keuangan yang lebih kompetitif dengan dugan regulasi yang adaptif, insentif yang menarik, infrastruktur keuangan yang berstandar internasional, serta penguatan pasar keuangan dan likuiditas domestik.

Ia berharap, ekosistem yang dibangun melalui PFII dapat menjadi pintu awal bagi modal global masuk langsung ke perekonomian Indonesia.

“Dalam ekosistem ini, Himbara berperan sebagai gateway yang tidak hanya menghubungkan investor global dengan peluang investasi nasional, tapi juga menyediakan solusi keuangan yang terintegrasi, membangun kemitraan strategis, serta mendukung kebutuhan pembayaan sepanjang siklus investasi,” ucapnya.

Meski begitu, ia menilai keberhasilan PFII tidak cukup hanya mengandalkan insentif maupun potensi bisnis. Menurutnya, fondasi regulasi, tata kelola, dan kepastian hukum menjadi faktor utama untuk menarik kepercayaan investor.

Selain itu, implementasi PFII juga perlu dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan infrastruktur, kapasitas industri, dan mitigasi risiko agar manfaat yang diharapkan dapat tercapai secara optimal.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore