Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juni 2026 | 18.31 WIB

Analisis IHSG Hari Ini: Potensi Koreksi Berlanjut, Perhatikan Saham BBCA hingga RAJA

Ilustrasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali melemah pada perdagangan Selasa (23/6), setelah ditutup melemah sebesar 0,98 persen ke level 6,116 pada perdagangan Senin (22/6).

Dalam analisisnya, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. Adapun diperkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5,723-5,972, selanjutnya masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6,548-6,782 dan support berada di level 5,784 - 5,594 dan resistance di level 6,286 - 6,459.

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi, Buy on Weakness untuk beberapa saham pilihan. Adapun rekomendasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indosat TBk (ISAT), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

MNC sekuritas memperkirakan BBCA terkoreksi pada level 1,19 persen ke level 6,625 disertai adanya tekanan jual pergerakannya pun berada di bawah MA60. Saat ini, posisi BBCA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave A.

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 5,475-6,150 dengan target harga 6,850 dan 7,150, serta stoploss di bawah 5,350.

Kemudian untuk ISAT, diperkirakan akan menguat 0,29 persen ke level 1,740 masih didominasi oleh volume pembelian meskipun mengecil. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ISAT sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [y].

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 1,510-1,675 dengan target harga 1,840 hingga 1,950, serta stoploss di bawah 1,465.

MNC Sekuritas memperkirakan NCKL akan menguat sebesar 0,58 persen ke level 870, disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi NCKL saat ini sedang berada pada bagian dari wave 2 dari wave (1).

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 820-855 dengan target harga 970 dan 1,050, serta stoploss di bawah 800.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore