
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong melaporkan, kinerja BCA membukukan laba bersih Rp 57,5 triliun pada 2025, tumbuh 4,9 persen YoY. (ANTARA)
JawaPos.com - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA (kode saham: BBCA) akan membagikan dividen interim termin pertama sebesar Rp 20 per saham pada kuartal II tahun buku 2026 atau tepatnya pada 26 Juni mendatang.
Perseroan menyampaikan, pembagian dividen interim tersebut mempertimbangkan soliditas kinerja perusahaan periode 1 Januari 2026 hingga 31 Maret 2026, serta komitmen untuk memberikan nilai tambah kepada segenap pemegang saham.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, pembagian dividen interim yang pertama untuk tahun ini telah mempertimbangkan posisi permodalan yang solid, likuiditas yang memadai, pengembangan bisnis perseroan maupun entitas anak, hingga kualitas aset yang terjaga.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan segenap pemegang saham, sehingga perseroan mampu membukukan kinerja positif hingga tiga bulan pertama tahun 2026,” kata Hendra Lembong, dikutip Senin (8/6).
Ia menyampaikan, perseroan bersyukur dapat mulai merealisasikan rencana pembagian dividen interim pada kuartal II tahun buku 2026.
Hal ini, ujar Hendra Lembong, menjadi terobosan baru bagi perseroan dan diharapkan dapat menambah cashflow bagi pemegang saham.
Ia juga menyampaikan, rencana pembagian dividen interim selanjutnya diperkirakan akan dibagikan dengan jumlah nominal yang sama dengan dividen interim yang akan dibagikan pada kuartal ini sepanjang kondisi keuangan perseroan memungkinkan.
Sebelumnya pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 12 Maret 2026, direksi perseroan menginformasikan bahwa untuk tahun buku 2026, apabila kondisi keuangan memungkinkan, Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris dapat membagikan dividen interim sebanyak tiga kali pada 2026, yang direncanakan akan dibagikan per kuartal.
Per Maret 2026, BCA membukukan pertumbuhan kredit sebesar 5,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp 994 triliun. Penyaluran kredit tersebut didukung pendanaan yang solid, dengan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar Rp 1.089 triliun atau tumbuh 11,2 persen (yoy).

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
