
Ilustrasi memilih portfolio Ilustrasi yang memberikan imbal hasil dengan minim risiko di tengah tekanan perekonomian global. (freepik/pressfoto)
JawaPos.com - Ketidakpastian masih membayangi perekonomian dunia, tak terkecuali di Indonesia. Tekanan perekonomian akibat tensi geopolitik global, arah kebijakan suku bunga bank sentral hingga fluktuasi pasar keuangan internasional masih membayangi dan berpotensi menekan perekonomian.
Kondisi ini mendorong investor lebih berhati-hati dalam mengelola aset dan menyesuaikan strategi investasi dengan profil risiko masing-masing. Di tengah situasi tersebut, pendekatan investasi yang seimbang menjadi semakin penting. Tidak sedikit investor yang mulai menempatkan aspek perlindungan modal dan kestabilan hasil sebagai prioritas, tanpa mengabaikan peluang pertumbuhan jangka panjang.
Setiap instrumen investasi memiliki karakteristik berbeda. Saham, misalnya, menawarkan potensi pertumbuhan yang menarik dalam jangka panjang, namun memiliki volatilitas yang relatif tinggi sehingga lebih cocok bagi investor dengan toleransi risiko menengah hingga agresif. Pergerakannya juga sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar, kinerja emiten, serta kondisi makroekonomi.
Sementara instrumen potfolio emas kerap dipandang sebagai aset lindung nilai (safe haven) saat ketidakpastian meningkat. Meski demikian, harga emas tetap dapat berfluktuasi mengikuti pergerakan dolar AS, inflasi, maupun arah suku bunga global.
Instrumen ini umumnya dipilih oleh investor yang menginginkan diversifikasi dan perlindungan nilai dalam jangka menengah hingga panjang. Di sisi lain, aset kripto menawarkan potensi imbal hasil tinggi, tetapi disertai volatilitas yang ekstrem. Karena itu, instrumen ini cenderung lebih sesuai bagi investor dengan profil risiko agresif dan pemahaman pasar yang memadai.
Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses keuangan yang praktis, produk deposito BPR kini juga dapat dijangkau melalui kanal digital. Salah satunya melalui platform seperti Komunal yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai pilihan BPR di Indonesia.
Dalam kondisi pasar yang dinamis, para ekonom kerap menekankan pentingnya diversifikasi agar portofolio tidak bergantung pada satu jenis aset saja. Kombinasi instrumen pertumbuhan (growth asset) dan instrumen defensif (defensive asset) dinilai dapat membantu investor menjaga keseimbangan antara peluang imbal hasil (return) dan pengelolaan risiko.
R. Anggoro Putro Wibowo, Senior Marketing Manager DepositoBPR by Komunal, menilai bahwa masyarakat kini makin mempertimbangkan instrumen yang tidak hanya aman, tetapi juga mudah diakses secara digital.
“Kami melihat semakin banyak masyarakat yang ingin menempatkan dana pada instrumen yang stabil dengan proses yang praktis dan transparan. Akses digital membuat masyarakat dapat membandingkan pilihan deposito sesuai kebutuhan finansial mereka dengan lebih mudah,” ujar Anggoro.
Salah satu instrumen investasi yang tergolong aman dan bersifat defensif adalah deposito BPR (Bank Perekonomian Rakyat). Produk simpanan ini semakin diperhatikan karena menawarkan tingkat bunga yang kompetitif, mencapai sekitar 6% per tahun. Tingkat keamanannya pun tetap terjaga karena didukung perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Dengan tingkat inflasi nasional yang relatif terkendali, instrumen dengan return stabil seperti deposito BPR dinilai dapat membantu menjaga daya beli dana masyarakat sekaligus memberikan kepastian imbal hasil sesuai tenor yang dipilih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
