
Acara RUPST 2025 Bank Jatim yang digelar di Kantor Pusat Surabaya, Rabu (6/5) kemarin. (Humas Pemprov Jatim)
JawaPos.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim membukukan laba bersih Rp 1,546 triliun pada tahun buku 2025. Dengan capaian itu, RUPS Tahunan Bank Jatim memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 850 miliar kepada para pemegang saham.
Keputusan pembagian deviden disampaikan Direktur Utama Winardi Legowo dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 yang digelar di Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya, Rabu (6/5).
"Dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, Bank Jatim berhasil membagi dividen sebesar Rp 56,62 per lembar saham, sehingga total dividen yang dibagi kepada pemegang saham berada di angka Rp 850,17 miliar," ujarnya.
Menurut Winardi, jumlah dividen yang dibagikan setara 55 persen dari laba bersih perusahaan. Nilai dividen per lembar saham tahun ini juga mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 54,71.
Pembagian dividen yang konsisten menjadi bukti bahwa saham BJTM semakin diminati investor. Berdasarkan harga penutupan Rp 590 pada Selasa (5/5), potensi dividend yield BJTM diperkirakan mencapai 9,6 persen.
Kinerja moncer Bank Jatim mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang hadir dalam RUPST. Ia menilai perseroan berhasil menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas kinerja.
Baca Juga:Selain Bank Jakarta, Menkeu Purbaya Bocorkan Satu Bank di Jatim juga Bakal Dititipi Dana Pemerintah
"Kinerja keuangan Bank Jatim sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian yang patut diapresiasi, tercermin dari pertumbuhan aset, peningkatan penyaluran kredit, serta penguatan Dana Pihak Ketiga (DPK)," ujar Khofifah.
Kinerja aset konsolidasi Bank Jatim sepanjang 2025 tumbuh signifikan. Nilainya meningkat dari Rp 118,14 triliun menjadi Rp 168,85 triliun atau naik sekitar 42,93 persen dibanding tahun sebelumnya.
Penyaluran kredit Bank Jatim juga mengalami lonjakan dari Rp 75,35 triliun menjadi Rp 110,50 triliun. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) naik dari Rp 90,01 triliun menjadi Rp 127,24 triliun atau tumbuh 41,36 persen.
Pada sisi laba rugi konsolidasi, pendapatan bunga meningkat dari Rp 8,28 triliun menjadi Rp 10,16 triliun. Pendapatan bunga bersih juga menguat dari Rp 5,62 triliun menjadi Rp 7,08 triliun.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
