
Ilustrasi pedagang menjajakan dagangannya. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, mendorong pelaku UMKM agar tidak tertinggal dalam perkembangan bisnis digital. (Istimewa)
JawaPos.com - Ekonom Senior & Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto mengungkap penguatan portofolio segmen UMKM justru bisa menyelamatkan perbankan ketika terjadi krisis.
Oleh karena itu, Ryan mengapresiasi upaya beberapa perbankan pelat merah yang mengaku tengah memperkuat kredit UMKM yang terkait dengan program-program pemerintah.
"Secara historis, UMKM punya kelincahan dan kelenturan dalam menghadapi tekanan krisis. Baik dari kondisi ekonomi domestik, maupun dari eksternal, seperti dampak geopolitik atau perang di Timur Tengah," jelas Ryan dalam keterangannya, Selasa (7/4).
Namun, bank pelat merah harus tetap menekankan prinsip 5C dalam melakukan analisis calon debitur, yaitu melihat Character, Capacity, Capital, Condition, dan Collateral. Selain itu, bank jangan keluar dari sektor unggulan masing-masing demi menjaga kualitas portofolio tetap sehat.
"Sebagai bank yang sebagian besar sahamnya dimiliki negara, wajar kalau mereka mendukung program pemerintah, terutama mendukung Asta Cita, bahkan yang sifatnya populis. Tidak apa-apa, asalkan masuknya ke sektor sesuai dengan keahlian bank tersebut," ujarnya.
Pada akhirnya, upaya untuk mendukung program pemerintah bisa menjadi momentum perbankan untuk menjaga pertumbuhan aset dan pendapatan, di tengah kondisi penuh tekanan global.
"Apalagi bank pelat merah cabang sampai pelosok, jadi bisa untuk menggali beragam lapangan usaha yang prospektif di daerah terkait, sesuai karakteristik wilayah, dan ini bagus untuk berperan dalam mencetak pertumbuhan ekonomi," tutupnya.
Sebagai contoh, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi salah satu Himbara yang sukses bertumbuh karena mendukung sektor produktif terkait ekonomi kerakyatan.
Buktinya, berdasarkan laporan keuangan bulanan (bank only) Februari 2026, penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp 1.513,1 triliun atau tumbuh 15,7 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022