Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 April 2026 | 14.40 WIB

LPPI: Bank Pelat Merah Didorong Bantu Ketahanan UMKM di Tengah Tekanan Global

Ilustrasi pedagang menjajakan dagangannya. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, mendorong pelaku UMKM agar tidak tertinggal dalam perkembangan bisnis digital. (Istimewa) - Image

Ilustrasi pedagang menjajakan dagangannya. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, mendorong pelaku UMKM agar tidak tertinggal dalam perkembangan bisnis digital. (Istimewa)

JawaPos.com - Ekonom Senior & Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto mengungkap penguatan portofolio segmen UMKM justru bisa menyelamatkan perbankan ketika terjadi krisis.

Oleh karena itu, Ryan mengapresiasi upaya beberapa perbankan pelat merah yang mengaku tengah memperkuat kredit UMKM yang terkait dengan program-program pemerintah.

"Secara historis, UMKM punya kelincahan dan kelenturan dalam menghadapi tekanan krisis. Baik dari kondisi ekonomi domestik, maupun dari eksternal, seperti dampak geopolitik atau perang di Timur Tengah," jelas Ryan dalam keterangannya, Selasa (7/4).

Namun, bank pelat merah harus tetap menekankan prinsip 5C dalam melakukan analisis calon debitur, yaitu melihat Character, Capacity, Capital, Condition, dan Collateral. Selain itu, bank jangan keluar dari sektor unggulan masing-masing demi menjaga kualitas portofolio tetap sehat.

"Sebagai bank yang sebagian besar sahamnya dimiliki negara, wajar kalau mereka mendukung program pemerintah, terutama mendukung Asta Cita, bahkan yang sifatnya populis. Tidak apa-apa, asalkan masuknya ke sektor sesuai dengan keahlian bank tersebut," ujarnya. 

Pada akhirnya, upaya untuk mendukung program pemerintah bisa menjadi momentum perbankan untuk menjaga pertumbuhan aset dan pendapatan, di tengah kondisi penuh tekanan global.

"Apalagi bank pelat merah cabang sampai pelosok, jadi bisa untuk menggali beragam lapangan usaha yang prospektif di daerah terkait, sesuai karakteristik wilayah, dan ini bagus untuk berperan dalam mencetak pertumbuhan ekonomi," tutupnya. 

Sebagai contoh, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi salah satu Himbara yang sukses bertumbuh karena mendukung sektor produktif terkait ekonomi kerakyatan.

Buktinya, berdasarkan laporan keuangan bulanan (bank only) Februari 2026, penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp 1.513,1 triliun atau tumbuh 15,7 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY). 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore